Berita

Antrean kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung/Net

Nusantara

Menhub Minta ASDP Pastikan Arus Balik di Bakauheni Tanpa Kendala

SELASA, 01 APRIL 2025 | 23:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meminta PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) memastikan kelancaran arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. 

Dudy menjelaskan, ASDP mencatat total jumlah kendaraan yang menyeberang, baik itu roda dua, roda empat, serta truk di tiga pelabuhan di Jawa ke Sumatera dari H-10 sampai Hari Lebaran, 21 hingga 31 Maret 2025 mencapai 225. 400 kendaraan.

"Antara lain Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara berjumlah 225.400 unit. Angka ini turun 0,1 persen dari 2024 yang berjumlah 225.637 unit," ujar Dudy dalam keterangannya di laman dephub.go.id, pada Selasa, 1 April 2025.


Selain itu, Kemenhub juga mencatat perkembangan jumlah total orang yang bepergian dari wilayah Jawa ke Sumatera. 

"Sedangkan untuk jumlah penumpang mengalami kenaikan tiga persen (pada 2025), yakni berjumlah 885.828 orang dibanding 2024 sebesar 859.521 orang," imbuhnya. 

Oleh karena itu, Dudy berharap pelaksanaan arus balik dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak berjalan lancar. Seperti saat arus mudik dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni.

"Teman-teman yang di Pelabuhan Merak alhamdulillah telah melaksanakan secara baik pengelolaan arus mudik, sehingga Pelabuhan Merak bisa melayani masyarakat secara lancar dan aman menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni," ujarnya. 

"Harapannya, itu juga akan bisa dilakukan pada saat arus balik lagi dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak,” demikian Dudy. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya