Berita

Penjual bunga ziarah kubur sedang melayani pembeli di Pemakaman Sapuro, Pekalongan, Jawa Tengah pada Senin, 31 Maret 2025/RMOLJateng

Nusantara

Kuburan Penuh Peziarah, Tukang Kembang Ketiban Berkah

SENIN, 31 MARET 2025 | 17:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Momen Idulfitri menjadi berkah tersendiri bagi para penjual bunga untuk ziarah makam.

Hal itu yang dialami penjual melati di Pemakaman Sapuro, Pekalongan, Jawa Tengah.

Permintaan akan bunga meningkat tajam seiring dengan tradisi masyarakat yang menggunakan bunga melati untuk berbagai keperluan, mulai dari ziarah makam, hiasan rumah, hingga hiasan untuk pengantin.


Salah satu pedagang bunga melati, Rini, mengaku mengalami lonjakan penjualan hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

"Hari Sabtu kemarin itu banyak sekali yang ke makam. Tapi ini yang saya jual memang kualitasnya rada kurang bagus karena faktor cuaca," ujar Rini dikutip Kantor Berita RMOLJateng pada Senin, 31 Maret 2025.

Rini mengaku berjualan bunga di Pemakaman Sapuro karena dekat dengan rumahnya. Dirinya sudah berjualan 5 tahun lebih. Tidak hanya melati, ia juga menjual bunga lainnya seperti bunga mawar, kenanga dan bunga selasih.

Bunga melati yang dijual Rini dipasok dari Comal, Pemalang, dan Batang. Rini berjualan dari selepas subuh dan pulang sore hari.

"Paling ramai itu kemarin Sabtu, pas prepegan Pasar Gede. Pembeli bisa sampai 30 orang lebih," kata Rini.

Harga jual untuk 1 cup hari biasa dijual Rp5 ribu sedangkan pada Hari Raya dijual Rp10 ribu.

Harga bunga melati pada pemasok pun mengalami kenaikan akibat tingginya permintaan. Jika di hari biasa per kilogramnya dibanderol sekitar Rp100 ribu per kilogram. Menjelang Lebaran harga bisa lebih tinggi lagi.

Rini juga mengaku jika selama berjualan dirinya pernah tidak untung sama sekali karena tingginya harga bunga melati.

Meski demikian, pembeli tetap antusias memborong karena bunga melati dianggap memiliki makna spiritual yang mendalam.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya