Berita

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar/Istimewa

Politik

Sejumlah Daerah Lebih Dulu Gelar Salat Id, Ini Respons Menag

SENIN, 31 MARET 2025 | 03:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski pemerintah telah menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025, sejumlah daerah memilih untuk menggelar salat Id pada Minggu, 30 Maret 2025. 

Menanggapi hal tersebut, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan, hal itu merupakan hak asasi.

"Itu hak asasi mereka tapi kita sudah mengimbau bahwa dalam posisi minus tiga derajat itu, tidak mungkin bisa melihat bulan. Alat canggih manapun enggak mungkin bisa menyaksikan," ujar Nasaruddin Umar usai menghadiri Gema Takbir Akbar Nasional di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu 30 Maret 2025.


Dijelaskan Menag Nasaruddin, salat Id bersifat sunah, sementara persatuan bersifat wajib. Sehingga ia mengajak seluruh masyarakat memaknai Idulfitri sebagai simbol toleransi.

"Maka itu saya mengimbau kepada kita semuanya, kalau misalnya ada yang mengaku menyaksikan bulan mari kita sepakat ya, satukanlah Idulfitri-nya sebagai simbol keutamaan bersama umat Islam Indonesia ya," tutur Nasaruddin.

"Jadi itu salah satu bentuk toleransi saya kira kita perlu wujudkan di dalam bermasyarakat dan bernegara Republik Indonesia," imbuhnya.

Dia mengatakan masyarakat yang menggelar salat Id lebih awal tak bisa dicegah. Apalagi Indonesia merupakan negara demokrasi.

Sejumlah daerah telah merayakan Idulfitri 1446 Hijriah pada Minggu, 30 Maret 2025. Di antaranya di Solo, Banjarnegara, Pringsewu. Termasuk warga di Jakarta Utara yang menggelar salat Id di Stadion Rawa Badak, Kecamatan Koja.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya