Berita

Presiden Prabowo Subianto/Repro

Politik

Prabowo Berharap Momen Nyepi Dorong Semangat Perdamaian Bangsa

MINGGU, 30 MARET 2025 | 22:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan ucapan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 kepada seluruh umat Hindu di Tanah Air yang merayakan. 

Ucapan tersebut ia sampaikan melalui sebuah video di kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Minggu malam, 30 Maret 2025. 

"Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pemerintah Republik Indonesia dan atas nama pribadi, mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 kepada seluruh umat Hindu di seluruh Tanah Air," ucap Presiden


Menurut Prabowo, Hari Raya Nyepi merupakan momen refleksi diri yang mendalam serta menyucikan hati. Selain itu, Nyepi juga menjadi kesempatan untuk menyelaraskan hubungan manusia dengan alam semesta serta Sang Pencipta.

“Dalam keheningan Nyepi, kita diajak untuk merenungkan kembali makna hidup, memperkuat nilai-nilai kebajikan, dan menumbuhkan semangat kedamaian,” paparnya. 

Untuk itu, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan semangat Nyepi sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang harmonis, rukun, dan damai. 

Prabowo menilai, keberagaman yang dimiliki bangsa adalah kekuatan yang bisa digunakan bersama menuju kesejahteraan. 

“Dalam keberagaman yang kita miliki, kita temukan kekuatan sebagai bangsa yang besar yang sedang membangun bersama untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.

Mengakhiri pesannya, Prabowo pun menyampaikan harapan agar perayaan Nyepi dapat membawa kedamaian dan kebijaksanaan bagi seluruh masyarakat.

“Sekali lagi, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi. Semoga kedamaian dan kebijaksanaan senantiasa menyertai kita semua,” tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya