Berita

Pengamat politik Rocky Gerung/Ist

Politik

Rocky Gerung:

Legitimasi Presiden Tergerus jika Komunikasi Istana Tak Diperbaiki

MINGGU, 30 MARET 2025 | 14:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Buruknya komunikasi yang disampaikan Jurubicara Istana atau kantor kepresidenan berdampak pada meningkatnya kritik publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Pengamat politik Rocky Gerung menilai bahwa tim komunikasi Istana gagal menjalankan perannya, yang berakibat pada semakin kuatnya opini negatif terhadap kepemimpinan Prabowo.

Menurut Rocky, kegagalan ini bukan hanya sebatas ketidakmampuan menyampaikan pesan kepada rakyat, tetapi juga menunjukkan lemahnya mekanisme komunikasi yang seharusnya membangun dialog dengan masyarakat.


"Kantor komunikasi itu justru jadi buzzer baru untuk menghalau demonstrasi," kritik Rocky lewat kanal YouTube miliknya dikutip Minggu 30 Maret 2025.

Dosen ilmu filsafat itu menggarisbawahi komunikasi yang buruk dari staf istana bisa membuat legitimasi presiden melemah. Tentunya ini sangat berbahaya jika dibiarkan terus menerus.

Ketidakmampuan komunikasi ini, lanjutnya, telah mendorong narasi negatif berkembang di ruang digital. Alih-alih membangun kepercayaan,  Jubir Istana justru terkesan memperparah situasi. 

Jika ini tidak diperbaiki, bukan tidak mungkin Presiden Prabowo akan semakin terpojok oleh opini yang berusaha mendelegitimasi kepemimpinannya.

"Tugas dari public relation membuat rakyat percaya pada presiden, tugas dari komunikator istana seharusnya membuat supaya rakyat makin lama mampu untuk menerima argumen bahwa presiden sedang bekerja dan ingin menghidupkan harapan bagi rakyat," pungkas Rocky.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya