Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Kebijakan Trump Picu Sentimen Investor, Harga Minyak Tergelincir

SABTU, 29 MARET 2025 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak tergelincir pada perdagangan Jumat, 28 Maret 2025, di tengah perang tarif AS yang memicu kekhawatiran resesi global.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 40 sen atau 0,5 persen menjadi 73,63 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 56 sen atau 0,8 persen menjadi 69,36 Dolar AS per barel.

Analis JPMorgan mengatakan para investor telah dibuat khawatir akan potensi resesi akibat perang dagang dan arah kebijakan Pemerintahan Donald Trump.


"Kekhawatiran mengenai perang dagang, ditambah dengan meningkatnya ketidakpastian kebijakan AS, sangat membebani sentimen," kata mereka.

JPMorgan mencatat, meskipun risiko resesi meningkat, indikator permintaan minyak frekuensi tinggi telah bertahan relatif baik untuk saat ini.

Secara mingguan, harga minyak mentah Brent naik 1,9 persen, sementara harga minyak mentah WTI naik 1,6 persen. Sejak mencapai titik terendah dalam beberapa bulan pada awal Maret, harga minyak mentah Brent naik lebih dari 7 persen, dan harga minyak mentah WTI naik lebih dari 6 persen.

"Tema utama minggu ini adalah pemerintahan Trump meningkatkan tekanan pada rezim Maduro di Venezuela," kata analis Barclays Amarpreet Singh.

Trump pada hari Senin mengumumkan tarif baru sebesar 25 persen pada calon pembeli minyak mentah Venezuela, beberapa hari setelah sanksi AS yang menargetkan impor China dari Iran.

"Tindakan tersebut dapat memperburuk penurunan produksi minyak mentah Venezuela yang diantisipasi sebesar 200.000 barel per hari tahun ini," kata Singh.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya