Berita

Barcelona berpotensi mendapat sanksi karena turunkan Inigo Martinez saat jumpa Osasuna/Net

Sepak Bola

Diduga Turunkan Pemain Ilegal Lawan Osasuna, Barcelona Terancam Sanksi

SABTU, 29 MARET 2025 | 04:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemuncak klasemen sementara LaLiga Spanyol, Barcelona, terancam sanksi. Penyebabnya, Blaugrana diduga menurunkan pemain ilegal saat menghadapi Osasuna dalam laga tunda pada Jumat dinihari WIB, 28 Maret 2025

Kemenangan atas Osasuna disebut bermasalah karena Barcelona menurunkan Inigo Martinez. 

Los Cules memenangi laga itu dengan skor 3-0 untuk memperkuat posisi di puncak klasemen LaLiga 2024-2025 dengan 63 poin dari 28 laga. Barcelona unggul tiga angka dari Real Madrid di peringkat kedua.


Sayang, kemenangan itu menyisakan cerita kurang mengenakkan bagi Barcelona. Sebab, Inigo Martinez yang bermain sebagai starter di laga itu dianggap ilegal. 

Bek 32 tahun itu dikabarkan mengalami cedera lutut yang membuatnya mundur dari skuad Timnas Spanyol pada UEFA Nations League pekan lalu.

Menurut aturan FIFA, pemain yang mundur karena cedera tidak bisa bermain lima hari setelah laga terakhir bersama timnas. Sementara Spanyol mengalahkan Belanda di leg kedua perempat final Nations League pada Minggu malam waktu setempat, 24 Maret 2025.

Osasuna dikabarkan sudah mengajukan protes kepada FIFA bahwa Barcelona menurunkan pemain ilegal. Jika terbukti bersalah, Barcelona bisa dihukum pengurangan poin, sanksi, atau dinyatakan kalah 0-3.

Namun demikian, Barcelona tampak santai menghadapi ancaman sanksi tersebut. Lantaran mereka pernah berurusan dengan problem serupa di masa lalu dan lolos dari hukuman. Yakni saat Carles Puyol dan Xavi Hernandez mundur dari timnas karena cedera pada 2006.

Menurut Barcelona, Martinez bisa diturunkan karena mereka sudah mencapai kata sepakat dengan Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) saat memulangkan si pemain.

Kini keputusan akhir ada di tangan RFEF, apakah akan melakukan penyelidikan lebih lanjut atau tidak.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya