Berita

Ilustrasi penumpang kereta api/Net

Nusantara

Pemudik Kereta Api Terbanyak Dibanding Pesawat dan Bus hingga H-4 Lebaran

JUMAT, 28 MARET 2025 | 23:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah pemudik yang menggunakan transportasi massal terus bertambah mendekati hari Idulfitri 1446 Hijriah. Terutama di moda angkutan kereta api. 

Data tersebut dicatat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), berdasarkan pergerakan jumlah penumpang dari wilayah Jabodetabek hingga H-4 lebaran, Jumat 28 Maret 2025.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Budi Rahardjo memaparkan, berdasarkan pendataan jumlah penumpang transportasi massal, kereta api yang paling banyak dibanding pesawat dan bus. 


Meskipun dari perkembangan dua hari ke belakang bus menjadi moda transportasi yang mengalami kenaikan penumpang secara signifikan hingga 94 persen, tetapi dari jumlah keseluruhan, kereta api mengangkut penumpang paling banyak sejak H-10 hingga H-4 Lebaran. 

"Selain bus, moda transportasi lain seperti kereta api dan angkutan udara juga mengalami peningkatan jumlah penumpang secara kumulatif," ujar Budi dalam keterangannya di laman dephub.go.id, Jumat, 28 Maret 2025.

Dia mengutarakan, total pemudik menggunakan bus sejak H-10 lebaran hingga H-4 hari ini telah mencapai lebih dari 1.168.712 orang. Sementara, penumpang kereta api dan pesawat jauh lebih banyak. 

"Penumpang angkutan kereta api secara kumulatif naik 5,62 persen menjadi 2.127.368 orang. Sementara angkutan udara meningkat 0,82 persen menjadi 1.748.696 orang (dibanding hari sebelumnya)," paparnya. 

Sedangkan, untuk jumlah kenaikan penumpang bus pada dua hari ke belakang, Kemenhub mencatat kenaikan yang signifikan. 

"Hingga H-4 Lebaran, jumlah penumpang angkutan bus meningkat sebesar 94 persen dibandingkan hari sebelumnya, dari 155.343 menjadi 300.973 orang," demikian Budi. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya