Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbincang dengan pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung, KM 414 Jawa Tengah, Jumat, 28 Maret 2025/Humas Polri

Presisi

Kapolri: Jakarta ke Jateng Rata-Rata 5 jam

JUMAT, 28 MARET 2025 | 22:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Berbagai rekayasa lalu lintas yang diterapkan Polri menghadapi arus mudik Lebaran 2025 di Jalan Tol Trans Jawa dinilai efektif menekan kemacetan. Dalam praktiknya, Polri menerapkan contra flow hingga one way hingga H-3 Idulfitri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengklaim, rekayasa lalu lintas tersebut sukses membuat waktu tempuh pemudik dari wilayah Jakarta menuju Jawa Tengah tidak jauh berbeda sebelum arus mudik, yakni sekitar 5 jam 12 menit.

"Tadi malam dilakukan rekayasa, baik mulai dari one way di tingkat provinsi, berlanjut sampai dengan one way nasional yang ditarik dari KM 70 sampai dengan KM 414," kata Jenderal Sigit saat meninjau Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) KM 70 dan Gerbang Tol Kalikangkung, KM 414, Jumat, 28 Maret 2025.


Selain memangkas waktu tempuh, Kebijakan one way di Jawa Tengah dapat mengurangi beban kepadatan kendaraan, karena pintu keluar ditarik sampai di Bawen.

"Alhamdulillah semuanya berjalan dengan aman dan lancar. Artinya ini lebih cepat dan jumlah laka (kecelakaan) yang terjadi tahun ini lebih rendah daripada tahun kemarin. Ini juga menjadi catatan yang baik," tambah Sigit.

Kendati demikian, Jenderal Sigit mewanti-wanti seluruh jajaran untuk tetap waspada lantaran puncak arus mudik diprediksi hingga Sabtu, 29 Maret 2025.

Jenderal Sigit juga meminta masyarakat yang melakukan perjalanan mudik berhati-hati dengan potensi cuaca hujan. Bagi yang merasa lelah diminta tidak memaksakan diri dan beristirahat di tempat yang telah disediakan.

"Bila sudah lelah ada rest area, ada tempat yang bisa digunakan untuk beristirahat sejenak sehingga bisa melanjutkan perjalanannya dan selamat sampai tujuan," jelasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya