Berita

Ilustrasi/Wikimedia

Bisnis

40 Tahun Berkuasa di Fuji Media, Hisashi Hieda Mundur Terkait Skandal Pelecehan

JUMAT, 28 MARET 2025 | 16:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Eksekutif senior Fuji Media Holdings, Hisashi Hieda, mengundurkan diri dari perannya sebagai penasihat perusahaan setelah unit penyiarannya dikecam atas skandal pelecehan seksual yang melibatkan mantan pembawa acara TV, Masahiro Nakai.

Pengunduran diri Hieda disampaikan perusahaan pada Kamis, 27 Maret 2025, saat mengumumkan perombakan besar dalam kepemimpinan perusahaan.

Dikutip dari Nikkei Asia, Hieda, yang dijuluki "kaisar" telah berkuasa selama hampir 40 tahun. Ia bergabung dengan Fuji TV pada 1961, menjadi presiden pada 1988, dan ketua pada 2001.


Pengaruhnya semakin kuat setelah persaingan dengan Livedoor pada 2005. Namun, sejak 2000-an, Fuji TV mengalami penurunan jumlah penonton.

Fuji TV mendapat sorotan tajam karena dugaan keterlibatan Hieda dalam skandal Nakai, yang dikenal sebagai anggota grup pop SMAP yang kini sudah bubar. Nakai dituduh melakukan perilaku tidak senonoh terhadap seorang wanita pada tahun 2023.

Tekanan dari investor, termasuk Dalton Investments dari AS, mendorong Hieda mundur.

"Mengapa seorang diktator diizinkan mengendalikan kelompok penyiaran yang sangat besar ini selama hampir 40 tahun?" tanya seorang afiliasi dari investor aktivis AS Dalton Investments dalam suratnya pada bulan Februari.

Sebagai bagian dari perombakan kepemimpinan yang diumumkan Kamis, Kenji Shimizu, yang sekarang menjadi presiden Fuji TV, dijadwalkan juga akan menjadi presiden Fuji Media pada bulan Juni. 

"Tuan Hieda mendorong kebangkitan Fuji TV pada tahun 1980-an, dan saya berterima kasih atas kontribusinya," kata Shimizu dalam sebuah konferensi pers pada hari Kamis.

Pengunduran diri Hieda dari Fuji Media akan dirampungkan pada rapat pemegang saham pada bulan Juni. Perusahaan induk tersebut juga akan memangkas jumlah anggota dewan direksi dari 17 menjadi 11 dan meningkatkan proporsi perempuan menjadi 36,4 persen.

Rata-rata usia dewan direksi juga diturunkan dari 71,2 menjadi 61,6 tahun. 

Bulan lalu, saham Fuji Media Holdings Inc. mengalami kenaikan yang signifikan, mencapai puncaknya dengan kenaikan 7,5 persen dan mencapai level tertinggi sejak 2007.

Lonjakan ini terjadi setelah Rheos Capital Works, sebuah perusahaan pengelola dana yang berbasis di Jepang, mengumumkan  bahwa mereka telah mengakuisisi 5 persen saham di perusahaan media tersebut.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya