Berita

Ilustrasi/Net

Global

Gempa Berkekuatan 7,7 Magnitudo Guncang Myanmar dan Thailand

JUMAT, 28 MARET 2025 | 14:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah Myanmar, dengan getaran yang terasa kuat hingga negara tetangga Thailand pada Jumat, 28 Maret 2025. 

Menurut laporan dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa ini terjadi pada kedalaman 10 km, sekitar 17,2 km dari kota Mandalay di Myanmar, yang berpenduduk lebih dari 1,2 juta orang.

Tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa di Myanmar, namun dampak gempa cukup signifikan.


Sejumlah bangunan dilaporkan runtuh, dan puing-puing berserakan di jalan-jalan Kota Mandalay, sebagaimana yang terlihat dalam video dan foto yang beredar di media sosial. 

Saksi mata yang dihubungi Reuters di Yangon mengatakan bahwa banyak orang berlarian keluar dari gedung-gedung di kota tersebut, yang merupakan kota terbesar di negara tersebut.

Departemen Pemadam Kebakaran Myanmar menyatakan pihaknya terus melakukan pemantauan untuk memastikan adanya korban dan memberikan bantuan yang diperlukan.

"Kami telah memulai pencarian dan berkeliling Yangon untuk memeriksa korban dan kerusakan. Sejauh ini, kami belum memiliki informasi lebih lanjut," ujarnya. 

Sementara itu, di ibu kota Thailand, Bangkok, getaran gempa juga terasa sangat kuat. Ratusan orang dilaporkan berhamburan keluar dari gedung-gedung tinggi karena kepanikan. 

"Gempa ini cukup kuat hingga air kolam terciprat keluar," ungkap seorang saksi mata yang berada di kawasan pusat bisnis Bangkok. 

Menurut polisi, sebuah gedung tinggi yang sedang dalam proses pembangunan di Bangkok runtuh akibat gempa ini. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai jumlah korban dari kejadian tersebut.

Alarm berbunyi di gedung-gedung saat gempa terjadi sekitar pukul 1.30 siang waktu setempat, dan warga yang terkejut dievakuasi menuruni tangga gedung-gedung tinggi dan hotel-hotel di pusat kota Bangkok yang padat penduduk.

Mereka tetap berada di jalan-jalan, mencari tempat berteduh dari terik matahari siang beberapa menit setelah gempa.

Tidak ada laporan langsung tentang kerusakan atau korban jiwa.

Gempa itu cukup kuat hingga membuat air menyembur keluar dari kolam renang, beberapa di antaranya berada di gedung-gedung tinggi, saat gempa mengguncang.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya