Berita

Roberto Mancini dipecat Arab Saudi setelah melakoni 4 laga di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia/Net

Sepak Bola

Termasuk Shin Tae-yong, 5 Pelatih Didepak pada Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

KAMIS, 27 MARET 2025 | 17:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia berjalan keras dan tegas. Pelatih yang gagal memenuhi harapan harus terdepak sebelum menuntaskan tugasnya.

Bagaimana tidak, sudah 5 pelatih yang dipecat di tengah fase ini.

Pelatih pertama adalah Roberto Mancini, yang dipecat Arab Saudi pada Oktober lalu. Meski sukses membawa Italia juara Euro 2020, Mancini hanya mendampingi The Green Falcons empat laga saja. Salah satu faktor yang membuat Mancini dipecat adalah saat ditahan imbang Indonesia.


Mancini kemudian digantikan Herve Renard.

Pelatih berikutnya adalah Tintin Marquez yang dipecat Qatar pada akhir 2024. Penerus Carlos Queiroz itu digantikan oleh Luis Garcia.

Ketiga, ada nama Shin Tae-yong, yang dipecat Timnas Indonesia, meski relatif mampu membuat Tim Garuda tampil kompetitif di babak ketiga ini. Pelatih asal Korea Selatan itu digantikan Patrick Kluivert pada awal Januari lalu.

Irak juga ikut memecat pelatih Jesus Casas usai dikalahkan Palestina dengan skor 1-2.

Terkini adalah Uni Emirat Arab yang memecat pelatih Paulo Bento, meski terakhir bisa membawa UEA mengalahkan Korea Utara 2-1.

Dari lima negara yang memecat pelatih di tengah perjalanan itu, semuanya memang masih berjuang lolos ke babak berikutnya. Arab Saudi masih di peringkat tiga Grup C, sementara Qatar di posisi empat Grup A.

Indonesia juga berada di peringkat empat Grup C, lalu Irak di peringkat tiga Grup B. Sementara UEA juga masih berjuang di peringkat tiga Grup A. 

Tim yang bisa lolos langsung ke Piala Dunia 2026 harus finis di dua besar, sementara posisi 3-4 akan melanjutkan perjuangan ke Piala Dunia 2026 melalui babak keempat.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya