Berita

Perusahaan Listrik Negara (PLN)/Ist

Bisnis

PLN Siap Hadirkan Layanan Maksimal Sambut Lebaran 2025

KAMIS, 27 MARET 2025 | 13:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Infrastruktur kelistrikan dipastikan siap untuk menunjang kebutuhan listrik masyarakat selama periode Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. PLN bahkan telah menetapkan masa siaga kelistrikan pada 17 Maret 2025 hingga 11 April 2025.

”Kami memastikan hari kemenangan (Idulfitri) ini tidak boleh terganggu oleh kendala kelistrikan agar masyarakat merayakan dengan khidmat. Listrik harus maksimal, andal, dan prima,” kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Kamis, 27 Maret 2025.

PLN telah melaksanakan serangkaian asesmen secara menyeluruh dari segi pembangkitan, transmisi, distribusi sampai pelayanan pelanggan jauh hari sebelum bulan Ramadan.


Untuk menjamin layanan kelistrikan berjalan maksimal, PLN memonitor seluruh proses bisnis secara real time dalam sistem digital.

"Sistem ini memungkinkan pengawasan real time terhadap distribusi daya, deteksi dini potensi gangguan, serta optimalisasi pengaturan beban di setiap titik jaringan," jelasnya.

Digitalisasi sistem kelistrikan terbukti mampu meningkatkan keandalan pasokan, termasuk monitoring ketersediaan pasokan energi primer untuk pembangkit yang terpantau secara digital dan terintegrasi dengan sistem database di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selaku regulator.

"Dengan pendekatan digitalisasi, PLN tidak hanya meningkatkan responsivitas dalam menangani gangguan tetapi juga menjaga stabilitas pasokan listrik di tengah tingginya permintaan selama libur Ramadan dan Idulfitri," imbuh Darmawan.

Merujuk monitoring, daya mampu pembangkit terpantau 67 GW (gigawatt), beban puncak (BP) secara nasional sebesar 45 GW sehingga masih ada cadangan daya (reserve margin) hingga 22 GW atau 49 persen yang sangat ideal dalam memastikan suplai kelistrikan selama lebaran.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya