Berita

CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha/Ist

Bisnis

Indosat Perkuat Layanan Digital Berbasis AI

KAMIS, 27 MARET 2025 | 06:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Indosat Ooredoo Hutchison semakin memperkuat langkah dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat Indonesia. 

Dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ke dalam jaringannya, Indosat memastikan lonjakan kebutuhan komunikasi selama libur Lebaran dapat terlayani secara optimal.

Setiap tahun, peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran memicu lonjakan lalu lintas data yang signifikan. Demi menjaga stabilitas koneksi bagi pelanggan, Indosat memperkenalkan Unparalleled Network Services Guaranteed, sebuah jaminan jaringan berbasis teknologi AI. 


Dengan teknologi ini, Indosat mampu memprediksi lonjakan trafik, mengoptimalkan kapasitas jaringan, mengurangi downtime, serta mempercepat penyelesaian gangguan.

President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa AI berperan krusial dalam transformasi perusahaan menjadi AI Native TechCo. 

“AI tidak hanya meningkatkan pengalaman digital pelanggan, tetapi juga menjadi fondasi bagi perjalanan Indosat menuju era baru teknologi berbasis kecerdasan buatan. Kami berkomitmen memastikan setiap pelanggan, di mana pun mereka berada, tetap mendapatkan konektivitas terbaik selama Ramadan dan Lebaran,” ujar Vikram dalam keterangannya, Kamis, 27 Maret 2025.

Sebagai bagian dari inovasi ini, Indosat memperkenalkan INFINITE (Intelligent Network for Innovative and Transformational Experience) by Indosat, sebuah sistem operasi jaringan yang didukung AI dan cognitive learning. 

Kehadiran INFINITE memungkinkan komunikasi yang lebih stabil, cepat, dan aman bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Komitmen Indosat terhadap AI tidak hanya terbatas pada sektor telekomunikasi. Bersama NVIDIA dan Accenture, Indosat aktif mengembangkan full stack sovereign AI yang memastikan teknologi AI dapat dikembangkan secara mandiri melalui infrastruktur lokal, data, dan tenaga ahli dari Indonesia.

Melalui AI Factory dan inisiatif GPU Merdeka, Indosat menghadirkan solusi AI yang dapat diakses oleh berbagai sektor, termasuk startup dan institusi pemerintahan. 

Selain itu, perusahaan juga menargetkan pelatihan bagi satu juta talenta digital hingga tahun 2027. 

“Kami ingin membangun AI yang dikembangkan di Indonesia, oleh orang Indonesia, dan untuk Indonesia,” tegas Vikram Sinha.

Investasi di bidang AI bukan sekadar strategi teknologi, melainkan juga langkah strategis dalam meningkatkan daya saing nasional. Dengan kedaulatan AI, Indonesia memiliki kendali penuh dalam pemanfaatan teknologi ini di berbagai sektor, termasuk keuangan, kesehatan, dan pendidikan. 

Kolaborasi antara Indosat, NVIDIA, dan Accenture diharapkan mampu mendorong industri nasional untuk lebih cepat mengadopsi AI, menjadikan Indonesia bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga pencipta teknologi.

Dalam momentum Ramadan dan Lebaran, AI bukan sekadar alat untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga menjadi kunci percepatan transformasi digital nasional dan pembuka peluang baru bagi seluruh lapisan masyarakat.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya