Berita

George Soros/Ist

Politik

Jaringan George Soros Dituding Bekingi Aksi Penolakan UU TNI

KAMIS, 27 MARET 2025 | 02:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aksi penolakan terhadap revisi UU TNI bukan sekadar dinamika demokrasi biasa, melainkan bagian dari strategi lebih luas yang bertujuan melemahkan kedaulatan negara. 

Hal itu disampaikan Direktur Merah Putih Stratejik Institut (MPSI), Noor Azhari saat berbincang dengan RMOL, Rabu malam, 26 Maret 2025.

Menurutnya, ada korelasi kuat antara gelombang penolakan ini dengan kepentingan geopolitik kawasan Asia-Pasifik yang semakin memanas.


"Kita tidak bisa melihat ini hanya sebagai resistensi terhadap UU TNI semata. Ada pola sistematis yang bertujuan mengganggu stabilitas nasional, terlebih di tengah meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan dan dinamika geopolitik global yang melibatkan kekuatan besar," ujar Noor. 

Ia juga menyinggung indikasi keterlibatan aktor-aktor transnasional, termasuk jaringan yang berafiliasi dengan George Soros dalam membentuk opini publik yang cenderung melemahkan institusi negara. 

"Fenomena seperti ini bukan kali pertama terjadi. Kita bisa melihat pola serupa dalam upaya intervensi di negara-negara berkembang, di mana aktor asing mendukung gerakan sipil tertentu untuk menekan kebijakan strategis negara tersebut," lanjutnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa strategi semacam ini telah terbukti dalam berbagai kasus, seperti yang terjadi di beberapa negara Eropa Timur dan Timur Tengah. 

"Intervensi dengan memanfaatkan narasi demokrasi dan hak asasi manusia sering kali menjadi kedok untuk melemahkan institusi pertahanan. Ini adalah bentuk perang asimetris yang harus diwaspadai," tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa kedaulatan negara tidak boleh dikompromikan oleh tekanan eksternal yang berkedok advokasi demokrasi. 

"Kita harus bisa membedakan mana kritik yang konstruktif dan mana yang justru menjadi alat dari agenda asing. Indonesia harus tetap waspada dan tidak terjebak dalam skenario yang dapat melemahkan pertahanan nasional," tandasnya. 

Noor Azhari menegaskan bahwa bangsa ini harus bersatu padu dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional. 

"Dalam menghadapi berbagai ancaman, kita tidak boleh terpecah belah oleh narasi yang dapat merugikan kepentingan nasional. Kewaspadaan nasional harus ditingkatkan, baik di kalangan pemerintah, masyarakat sipil, maupun dunia usaha, agar Indonesia tetap kuat dalam menghadapi dinamika geopolitik global," tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya