Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi dan CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani di Istana Merdeka, Jakarta/RMOL

Bisnis

Indonesia Dorong Proyek Konversi Sampah jadi Energi

RABU, 26 MARET 2025 | 16:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

New Development Bank (NDB) ingin berpartisipasi dalam pendanaan proyek energi terbarukan hingga infrastruktur di Indonesia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan NDB telah melakukan pembicaraan dengan Kementerian Keuangan. Bank yang diinisiasi oleh negara-negara BRICS tersebut mengundang Indonesia untuk menjadi anggota, seperti beberapa negara lain yang telah bergabung.

NDB yang telah memiliki rating kredit yang sangat baik, dipercaya dapat membantu menurunkan cost of fund untuk proyek-proyek besar di Indonesia. 


Dengan bergabungnya Indonesia sebagai anggota NDB, menurut Rosan, pendanaan untuk proyek-proyek infrastruktur di Indonesia akan lebih terjangkau dan lebih cepat terlaksana. 

Keikutsertaan Indonesia dalam NDB jugadiharapkan dapat memperkuat kerja sama dengan negara-negara BRICS, terutama dalam hal pendanaan.

"Karena dengan adanya NDB ini yang mempunyai rating sangat baik, itu apabila masuk ke Indonesia dan bersama-sama investasi di Indonesia juga, dari segi pendukungannya akan menekan cost of fund dari proyek-proyek kita yang ada," jelas Rosan. 

Rosan mengatakan bahwa belum ada proyek spesifik yang akan dikerjasamakan dengan NDB, tetapi salah satu yang menjadi pembahasan adalah konversi sampah menjadi energi.

Menurutnya, NDB telah memiliki pengalaman dalam membiayai proyek serupa, dan Indonesia diundang untuk melihat langsung implementasinya.

"Kita juga diundang untuk melihat langsung dan melihat apa yang sudah mereka lakukan karena kebetulan ini juga sama dengan program dari kami, dari pemerintah juga, bagaimana kita bisa mengonversi sampah ini menjadi sebagai energi yang baik, yang bisa berdampak positif," kata Rosan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya