Berita

Gelandang serang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan/Net

Sepak Bola

Marselino Akui Chemistry Tim Garuda Belum Kuat

SELASA, 25 MARET 2025 | 14:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Skuad Timnas Indonesia diakui belum cukup kompak dalam bekerja sama di atas lapangan. Hal itu bisa dilihat saat skuad besutan Patrick Kluivert itu digulung Australia dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney pekan lalu.

"Mungkin kita tahu bahwa chemistry tidak bisa dibangun dalam satu, dua, atau tiga hari. Kalau kita lihat pertandingan melawan Australia, banyak yang koreksi, tapi tujuannya bukan di situ," ujar gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dalam konferensi pers jelang laga, Senin malam WIB, 24 Maret 2025.

Tanpa chemistry yang kuat, Garuda pun dipaksa menelan pil pahit, kalah 1-5, oleh Socceroos. Hasil yang membuat pelatih Patrick Kluivert langsung mendapat sorotan tajam.


Namun, Marselino membela sang pelatih dengan menyebut Patrick menangani tim saat perjalanan Indonesia sudah lebih dari separuh jalan. Marselino pun yakin skuad Garuda akan bangkit saat menjamu Bahrain pada Selasa malam, 25 Maret 2025.

"Kita di sini untuk menghadapi lawan selanjutnya. Jadi kita evaluasi hasil sebelumnya, dan kita akan mati-matian melawan Bahrain untuk mendapatkan tiga poin," tegas pemain didikan Persebaya Surabaya itu.

Indonesia akan menjamu Bahrain pada matchday 8 Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di SUGBK Jakarta, Selasa malam WIB, 25 Maret 2025. 

Ini jadi laga hidup mati bagi Indonesia. Lantaran Indonesia baru punya enam poin dari tujuh laga dan berada di posisi keempat. Tertinggal empat angka dari Australia di posisi kedua, yang menjadi batas akhir tiket langsung ke putaran final Piala Dunia 2026.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya