Berita

Ketua Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan/Ist

Nusantara

Warga Cengkareng Keluhkan Rujukan Pelayanan Mata di Puskesmas

SELASA, 25 MARET 2025 | 09:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah warga Cengkareng mengeluhkan proses rujukan pelayanan mata di puskesmas setempat. Keluhan ini disampaikan kepada Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia.

Mereka meminta dirujuk ke Klinik Utama Mata yang lebih dekat, tetapi justru diarahkan ke rumah sakit swasta tipe C yang lebih jauh, dengan antrean panjang dan biaya transportasi lebih mahal.

Ketua Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan alias Tian menyoroti bahwa Klinik Utama Mata tersebut sebenarnya sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan memiliki fasilitas lengkap, namun tetap tidak dijadikan rujukan oleh puskesmas.


"Rekan Indonesia menduga adanya praktik referal fee antara Puskesmas dan RS swasta tipe C yang menjadi tujuan rujukan itu," kata Tian tersebut, Selasa 25 Maret 2025.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun 2024, sistem rujukan harus berjenjang dan mempertimbangkan akses yang paling mudah bagi pasien. 

Tian berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan segera meninjau ulang kebijakan rujukan ini agar sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.

"Dengan adanya keluhan ini, diharapkan Gubernur dan Dinkes DKI dapat meninjau kembali proses rujukan yang dilakukan oleh Puskesmas setempat agar sesuai dengan peraturan yang berlaku dan tidak merugikan masyarakat," tutup Tian.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya