Berita

Tiga anggota Polres Polres Way Kanan gugur saat menggerebek lokasi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung/Ist

Hukum

Tiga Polisi Gugur di Way Kanan

Kenapa Sipil Langsung Tersangka, Dua Oknum TNI Masih Saksi?

SENIN, 24 MARET 2025 | 07:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Publik mempersoalkan status saksi dua anggota TNI yang diduga terlibat dalam penembakan tiga anggota polisi di arena sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin 17 Maret 2025.

Salah satunya disuarakan oleh Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi lewat akun X miliknya, Senin 24 Maret 2025.

"Mengapa yg oknum tentara masih saksi sementara yg warga sipil langsung jadi tersangka?" tulis Islah Bahrawi.


Islah Bahrawi mengaku menunggu narasi yang akan disampaikan pihak berwenang bahwa warga sipil merupakan pelaku utama penembakan tiga polisi di Way Kanan.

"Dia mantan sniper terbaik Perang Dunia II. Oknum tentara itu tidak tahu cara menembak, maka statusnya saksi," kata Islah Bahrawi.

Sebelumnya, Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis mengatakan, dua oknum TNI yang diamankan masih saksi.

"Statusnya sekarang masih sebagai saksi, jadi jangan dibilang nanti sebagai tersangka dan sebagainya. Jadi baru saksi, masih kami mintai keterangan," kata Ujang saat konferensi pers di Mapolda Lampung, Rabu 19 Maret 2025.

Menurut Ujang, kedua anggota TNI itu kini masih menjalani pemeriksaan di Pomdam Lampung. Keduanya diduga menjadi penyelenggara judi sabung ayam tersebut. 

Pangdam menjelaskan alasan mengapa dua anggota TNI tersebut masih berstatus sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, kedua orang itu dapat ditetapkan tersangka apabila diperkuat dengan bukti yang cukup.

"Karena untuk dia bisa menjadi tersangka itu butuh barang bukti. Kemudian butuh saksi-saksi yang memperkuat dan nanti dari olah TKP seperti itu," ujar Ujang.

Peristiwa berdarah ini bermula saat aparat kepolisian menggerebek lokasi sabung ayam yang diduga dibekingi oleh oknum anggota TNI. Ketika polisi tiba, mereka justru disambut tembakan. 

Tiga polisi yang gugur adalah AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto, dan Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta.



Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya