Berita

Pakar keamanan siber dari Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja/Ist

Politik

Jangan Habiskan Energi untuk UU TNI

Masih ada RUU Polri dan RUU KKS
MINGGU, 23 MARET 2025 | 14:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masyarakat diingatkan untuk tidak terfokus pada UU TNI yang telah disahkan, tetapi aktif mengawal proses legislasi RUU Polri dan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS).

Demikian disampaikan Pakar keamanan siber dari Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja lewat keterangan resminya, Minggu 23 Maret 2025.

"RUU TNI sekarang sudah jadi UU, gimana mau mengubahnya?" kata Ardi.


Menurutnya, saat ini perhatian publik harus tertuju pada dua rancangan undang-undang krusial lainnya yaitu RUU Polri dan RUU KKS.

Ardi menegaskan, partisipasi aktif masyarakat, termasuk akademisi, praktisi, dan organisasi masyarakat sipil, sangat penting untuk memastikan bahwa regulasi yang dihasilkan berpihak pada kepentingan publik dan tidak menimbulkan potensi pelanggaran hak asasi manusia.

"Jangan habis energi di UU TNI sementara masih ada RUU lainnya yang juga menguasai hajat hidup orang banyak yang perlu pengawalan dari masyarakat," kata Ardi.

Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan proses legislasi kedua RUU ini dapat berjalan transparan dan akuntabel.

Sehingga menghasilkan undang-undang yang mampu menjawab tantangan keamanan dan ketertiban di era digital tanpa mengorbankan kebebasan dan hak-hak fundamental warga negara.



Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya