Berita

Istri Aipda Anumerta Petrus Apriyanto, Mirdawiani/RMOLLampung

Nusantara

Istri Aipda Anumerta Petrus Apriyanto Minta Sidang Militer Digelar Terbuka

MINGGU, 23 MARET 2025 | 03:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Istri Aipda Anumerta Petrus Apriyanto, Mirdawiani, meminta kepada Presiden Prabowo, Komisi I dan III DPR, Kompolnas, Panglima TNI, Kapolri, Pangdam II Sriwijaya, dan Kapolda Lampung, agar sidang militer dilakukan secara terbuka dan disiarkan di televisi serta media sosial.

Permintaan ini disampaikan Mirdawiani karena setelah suaminya dan dua anggota polisi lainnya ditembak mati saat menggerebek judi sabung ayam di Way Kanan muncul kabar bahwa kejadian itu berawal masalah setoran.

"Saya minta agar masalah meninggalnya tiga anggota polisi yang mengungkap judi sabung ayam dilakukan sidang militer terbuka, agar masyarakat semua tahu. Jangan memfitnah suami saya," ucap Mirdawani, dalam video yang disampaikan di rumahnya di Oku Sumatera Selatan, dikutip RMOLLampung, Sabtu 22 Maret 2025.


Adapun terkait maraknya narasi masalah setoran di arena judi sabung ayam kepada anggotanya, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika telah menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup diri untuk menindak tegas anggota kepolisian jika terbukti menerima setoran dari aktivitas judi sabung ayam. 

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap isu soal setoran judi dengan tragedi penembakan yang menewaskan tiga anggota Polsek Negara Batin, Polres Way Kanan.

Helmy menyebut isu tersebut sebagai asumsi tak berdasar yang disebarkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Namun, ia menegaskan bahwa jika ada bukti yang menunjukkan keterlibatan anggotanya, maka tindakan tegas akan diambil.

"Kalau memang ada, tentu akan ditindak. Polri sudah terbiasa menindak anggota yang terbukti melakukan pelanggaran," tegas Helmy.

Kapolda juga menekankan bahwa tragedi berdarah yang terjadi adalah persoalan kemanusiaan yang harus diselesaikan hingga tuntas. Ia mengingatkan agar masyarakat tetap fokus pada fakta utama, yaitu peristiwa penembakan yang menewaskan tiga anggota kepolisian.

"Banyak isu dan narasi yang beredar, tapi itu jangan sampai mengalihkan fokus dari inti masalah, yaitu penembakan yang mengakibatkan korban jiwa," tegasnya lagi.

Sebagai bentuk keseriusan, Helmy menyebut bahwa Divpropam Polri telah turun langsung untuk melakukan pengecekan serta pendalaman terkait kasus ini. Jika terbukti ada keterlibatan baik dari kepolisian maupun pihak lain, tindakan hukum akan segera dilakukan.

Pernyataan ini menegaskan komitmen Polri dalam menegakkan disiplin internal serta menyelesaikan kasus penembakan di Way Kanan secara transparan dan tuntas.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya