Berita

Direksi Pelita Air melakukan inspeksi keselamatan jelang musim mudik Lebaran 2025/Ist

Bisnis

Pelita Air Inspeksi Keselamatan Jelang Musim Mudik Lebaran 2025

SABTU, 22 MARET 2025 | 21:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Berbagai persiapan dilakukan maskapai penerbangan Pelita Air demi memastikan masyarakat menikmati layanan penerbangan aman dan nyaman selama Ramadan dan menjelang liburan Lebaran 2025.

Salah satu yang dilakukan Direksi Pelita Air adalah melakukan inspeksi keselamatan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan berujar, kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga operational excellence dan tingkat on-time performance selama Ramadan.


Pemeriksaan menyeluruh dilakukan di sarana Pelita Air, meliputi konter check-in yang punya fasilitas check-in mandiri dengan timbangan bagasi, hingga kesiapan armada Airbus A320.

"Inspeksi ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Pelita Air menjaga standar keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu layanan bagi seluruh pelanggan, terutama dalam perjalanan pulang ke kampung halaman," kata Dendy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 22 Maret 2025.

Pelita Air ingin memastikan setiap perjalanan tidak hanya memenuhi standar keselamatan tinggi, tetapi juga memberikan kenyamanan dan pengalaman terbang berkualitas bagi penumpang.

"Kami percaya inisiatif ini akan memberikan rasa aman bagi para penumpang, didukung armada yang seluruhnya dipersiapkan demi kenyamanan. Kami berharap perjalanan mudik masyarakat tenang dan menyenangkan bersama Pelita Air," pungkasnya.

Senada, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyebut kehadiran Pelita Air bisa menjadi pilihan masyarakat dalam mendapatkan layanan terbaik.

"Pertamina melalui Pelita Air hadir memberikan layanan terbaik bagi masyarakat sejalan dengan tema Ramadan Pertamina, yakni harmoni merangkai energi. Kami ingin menciptakan sinergi yang baik mewujudkan kerja sama yang solid dalam mendukung kelancaran perjalanan mudik masyarakat," demikian kata Fadjar.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya