Berita

Danone memperluas kerja sama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) di bidang kesehatan, pendidikan, sosial dan ekonomi melalui program Indonesia - MENA (Middle East and North Africa) Expert Exchange/Ist

Bisnis

PBNU dan Danone Perluas Kemitraan di Bidang Pembangunan Ekonomi dan Sertifikasi Halal

SABTU, 22 MARET 2025 | 20:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Danone. 

Nota kesepahaman terkait aspek kesejahteraan masyarakat, sertifikasi halal, dan kesehatan yang terangkum dalam 'Program Indonesia-MENA Expert Exchange' itu ditandatangani oleh Ketua Umum PBNU  K.H. Yahya Cholil Staquf, atau yang biasa disapa Gus Yahya, dengan President of Asia, Middle East, and Africa (AMEA) Danone, Christian Stammkoetter.

Dalam keterangannya yang dikutip Sabtu 22 Maret 2025, Gus Yahya menyampaikan suka citanya bisa bekerja sama dengan Danone. 


“Alhamdulillah, PBNU telah melakukan penandatanganan MoU dengan Danone," ujar  Gus Yahya. 

Ia memaparkan bahwa NU memiliki jangkauan yang luas di tengah masyarakat Indonesia.

Gus Yahya juga mengungkapkan bahwa PBNU menyambut Danone dengan tangan terbuka dengan berbagai macam agenda, khususnya dalam sertifikasi halal. 

"Kami punya instrumennya, serta berbagai macam program ekonomi dan kesejahteraan sosial yang lain yang dikembangkan oleh Danone. Instrumen NU sangat siap untuk menyambut itu semua dengan operasionalisasi yang terkonsolidasi,” jelas Gus Yahya.

Senada, Christian Stammkoetter mengungkapkan bahwa Danone menjalin kemitraan strategis dengan PBNU untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan pengembangan sumber daya manusia dalam kesehatan dan kesejahteraan ekonomi. 

Investasi ini sejalan dengan komitmen global Danone.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas sambutan yang hangat dari PBNU, kami bangga dan merasa terhormat dapat mengembangkan kerja sama dengan PBNU di bidang kesehatan, pendidikan, sosial dan ekonomi melalui program Indonesia - MENA Expert Program," ujar Christian.  

Ia mengatakan, kemitraan Danone-PBNU merupakan langkah penting dalam upaya  memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kami yakin bisa bergerak bersama untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan Indonesia. 

Indonesia berpotensi menjadi negara maju dengan mengoptimalkan momentum pertumbuhan sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Potensi ini didukung oleh tingginya jumlah penduduk usia produktif, yang mencapai hampir 70 persen dari total populasi pada 2020, serta kekayaan alam yang melimpah, termasuk hasil pertanian, energi, dan sumber daya mineral. 

Meski demikian, Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan di bidang kesehatan, pengembangan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. 

Diperlukan kolaborasi strategis lintas sektor mulai dari pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat untuk mendukung pertumbuhan Indonesia secara optimal.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya