Berita

Salah satu kegiatan keagamaan di Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2/Ist

Nusantara

Ramadan Under The Dome, Langkah Awal Kegiatan Keislaman di PIK 2

SABTU, 22 MARET 2025 | 16:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ribuan masyarakat antusias memadati  Spike Air Dome di Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Spike Air Dome merupakan fasilitas terbaru dari Agung Sedayu Group (ASG).

Fasilitas kubah udara sebagai atap utama itu merupakan air dome pertama di Indonesia yang dimanfaatkan untuk wadah berbagai kegiatan publik.

Masyarakat antusias hadir di Spike Air Dome yang menjadi lokasi penyelenggaraan acara "Ramadan Under The Dome" yang berlangsung pada 21-23 Maret 2025.


Acara itu memadukan ibadah, edukasi, dan hiburan dalam suasana yang modern dan inklusif. Nama acaranya

Director Commercial, Convention and Exhibition ASG Ryan Adrian menyatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman Ramadan yang lebih berkesan bagi masyarakat.

“Kami ingin menciptakan ruang bagi masyarakat untuk berbuka puasa bersama, mendengarkan tausiah, menikmati hiburan islami, dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas keagamaan,” ujar Ryan kepada wartawan, Sabtu 22 Maret 2025.

Kegiatan tersebut langsung disambut penuh antusiasme masyarakat. Sejak penjualan tiket dibuka tiga minggu lalu, sebanyak 1.600 tiket telah terjual secara online.

Namun, tiket yang dijual di lokasi juga tetap tersedia. Tiket yang bisa ditukar dengan paket berbuka puasa itu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Ramadan Under The Dome memanfaatkan tiga dome utama di Spike Air Dome, yakni dome terbesar berukuran 4.500 meter persegi, dome 4.000 meter persegi, dan dome 1.500 meter persegi.

Di luar area dome juga tersedia ruang konser outdoor. Adapun fasilitas yang sedang dalam tahap pengembangan ialah area hiburan keluarga dekat danau.

Ryan menjelaskan, kegiatan itu juga melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Terdapat 40 UMKM yang menawarkan berbagai produk mereka, mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan tangan.

"Kartisipasi UMKM tersebut bukan sekadar pelengkap acara, melainkan juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," katanya.

Lebih lanjut, Ryan mengatakan Ramadan Under The Dome bukan semata-mata untuk kepentingan komersial, melainkan lebih sebagai upaya untuk memberikan pengalaman yang berbeda dan bermakna pada masa Ramadan.

Salah satu keunikan yang ditawarkan ialah pengalaman berbuka puasa bersama dalam suasana dome tertutup.

Ryan menambahkan Agung Sedayu Group juga tengah membangun Masjid Agung di kawasan ini.

“Kami ingin Ramadan Under The Dome menjadi awal dari kegiatan keislaman yang lebih besar di PIK II,” demikian Ryan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya