Berita

Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika./Ist

Presisi

Soal Isu Setoran dari Sabung Ayam, Kapolda Lampung Minta Tunjukkan Bukti

SABTU, 22 MARET 2025 | 10:09 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika memberikan tanggapannya soal isu setoran judi sabung ayam terhadap aparat penegak hukum di Polsek dan Koramil Negara Batin, Way Kanan.

Helmy meminta bila isu itu benar, agar segera memberikan bukti yang jelas agar tidak menjadi fitnah liar.

"Ini (setoran) kan asumsi ya. Kalaupun ada, tunjukan. Kami tidak menutup diri untuk memproses itu," kata Helmy dalam keterangan video yang diterima pada Jumat, 21 Maret 2025 malam.


Lanjut Helmy, dirinya memastikan bila ada keterlibatan kepolisian maka dirinya akan menindak anggotanya yang terlibat. Namun, sebaliknya bila hal itu tak terbukti, maka kepolisian juga berhak mengumumkannya ke publik.

"Kalau tidak ada, ya kami akan bilang tidak ada. Tapi kalau misalnya ada, tentu ini akan dilakukan penindakan. Rasanya Polri sudah terbiasa untuk menindak anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran," jelas Helmy.

Pernyataan Irjen Helmy ini merespon pandangan Kodam II Sriwijaya melalui Kapendam II Sriwijaya Kolonel Inf, Eko Syah Putra Siregar yang menduga ada motif uang dalam penggerebekan judi sabung ayam.

"Ini sudah satu tahun lho, ada bagi-bagi duit (judi sabung ayam), ada duit dikasih, Polsek-Koramil. (Kalau) pembagian saya tidak tahu, ada yang menerima duit dan ini beroperasi satu tahun," kata Kolonel Eko kepada wartawan pada Kamis, 20 Maret 2025.

Menurutnya, dugaan ini diperkuat berdasarkan keterangan para saksi yang kini telah ditahan Denpom. Kedua saksi yakni anggota TNI Peltu Lubis dan Kopka Basar.

"Ada profit, ada penerima duit. Saksi menjelaskan (setoran) ada. Kalau saksi ngomongnya gitu, ada duit, setoran," jelas Eko.

Meski begitu, Eko menyebut informasi ini akan didalami tim penyidik gabungan.

Sebelumnya, tiga anggota kepolisian dari Polres Way Kanan gugur saat melakukan penggerebekan di lokasi perjudian sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung pada Senin, 17 Maret 2025 sekitar pukul 16.50 WIB. 

Mereka adalah AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto dan Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya