Berita

Dugaan plagiasi Rektor Universitas Negeri Manado Joseph Philip Kambey diproses persidangan PN Tondano/Net

Hukum

Dugaan Plagiasi, Rektor Unima Joseph Kambey Dinilai Cacat Hukum dan Digugat di Pengadilan

SABTU, 22 MARET 2025 | 04:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rektor Universitas Negeri Manado Joseph Philip Kambey dinilai tak layak menduduki jabatan rektor dan cacat hukum karena diduga melakukan pelanggaran plagiasi. 

Plagiasi karya tulis Joseph Kambey tersebut dimuat dalam jurnal akuntansi Manado pada 2023. Mencuatnya kasus itu, membuat Joseph Kambey dianggap tidak memenuhi persyaratan sebagai rektor.

"Rektor Unima 2025-2029 merupakan salah satu dari ketiga penulis yang telah melakukan plagiat karya ilmiah," ujar Dosen Unima Intama Jemy Polii dalam keterangan tertulis, Jumat 21 Maret 2025.


Adapun Joseph Philip Kambey baru saja ditetapkan sebagai Rektor Unima untuk periode 2025-2029.

Bagi Jemy, keterpilihan itu cacat hukum. Bahkan katanya, sejak pencalonan pada pemilihan tahun 2024 seharusnya Joseph tidak diikutsertakan sebagai calon rektor.

"(Joseph) tidak memenuhi persyaratan sebagai Calon Pemimpin PTN (Rektor) sesuai dengan Permenristekdikti 19/2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri,” ujar Jemy.

Jemy meminta Presiden Prabowo Subianto bisa mengambilsikap dan membatalkan pengangkatan Rektor Unima Joseph Kambey karena melanggar persyaratan dan tidak memiliki integritas terhadap perguruan tinggi. 

Jemmy juga mendesak Kementerian Diktisaintek mereview kembali Keputusan Menteri tertanggal 3 Februari tentang pengangkatan dan pelantikan Rektor Unima periode 2025-2029 demi tegaknya integritas akademik di lingkungan Universitas Negeri Manado.

Plagiasi Joseph Kambey terungkap dalam surat pernyataan penarikan artikel yang dibuat Joseph Kambey dan kedua penulis lainnya. 

Dalam surat tersebut, tegas dinyatakan artikel yang berjudul "The Urgency of Digital Capital and Community Intervention in Developing the Potential of Local Superior Product for Micro, Small and Medium Entreprise (MSME) Jambi" milik Reza Prayoga dan bukan hasil karya Joseph Kambey.

“Artikel yang telah dipublikasikan pada jurnal akuntansi Manado Vol.4 yang terbit pada 31 Agustus 2023 harus ditarik karena pemilik artikel Reza Prayoga tidak tercantum dalam daftar nama penulis,” tulis surat pernyataan penarikan artikel yang dibuat Joseph Kambey dan ditandatangani di atas materai.

Terkini, kasus plagiasi Joseph Kambey dan pelanggaran persyaratan calon rektor Unima ini juga resmi dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tondano, dengan dua penggugat bernama Noldy Pelenkahu dan Fredy John Rumengan. 

Kedua penggugat menyebut tindakan Joseph Kambey dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi sebagai perbuatan melawan hukum.

Noldy dan Fredy juga meminta pengadilan menganulir pengangkatan Joseph Kambey sebagai Rektor Unima dan mencabut SK Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi No. 24/M/Kep/2025 tanggal 3 Februari 2025 tentang pengangkatan Joseph Kambey sebagai Rektor Universitas Negeri Manado tahun 2025-2029.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya