Berita

Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 21 Maret 2025/RMOL

Politik

Meutya Hafid Buka Suara Soal Teror Kepala Babi, Dukung Proses Hukum

JUMAT, 21 MARET 2025 | 21:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, angkat bicara mengenai teror berupa kepala babi yang diterima oleh salah satu wartawati Tempo.

Dalam wawancara dengan media, Meutya menyayangkan kejadian tersebut dan mendorong pihak yang menerima ancaman untuk segera melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian.

“Sebagai mantan jurnalis, saya menyayangkan tentu dan silakan saja nanti laporkan, supaya ketahuan siapa yang mengirim,” ujar Meutya kepada awak media usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 21 Maret 2025. 


Mengenai pertanyaan apakah ada arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto, terkait kasus ini, Meutya mengungkapkan bahwa diskusi sebelumnya lebih berfokus pada persiapan ekonomi, terutama menjelang Lebaran. 

Namun, ia memastikan bahwa kebebasan pers tetap menjadi prioritas pemerintah. 

“Masukan-masukan dari masyarakat, dari sosial media pun beliau (Prabowo) mendengarkan dan beberapa kebijakan kan dikoreksi tegasnya," ujarnya. 

Meutya menegaskan bahwa pemerintah tetap mendukung proses hukum terhadap kasus ini dan mendorong agar pelaku teror segera diproses secara hukum. 

“Prinsipnya pemerintah mendukung penyelidikan. Kita dorong, silakan untuk diproses secara hukum di kepolisian,” ujarnya. 

Paket kepala babi tersebut diterima kantor media Tempo pada Rabu, 19 Maret 2025 dengan dibungkus kotak kardus yang dilapisi styrofoam. Kotak berisi kepala babi tersebut ditujukan kepada “Cica”. 

Cica merupakan nama panggilan Francisca Christy Rosana, wartawan desk politik dan host siniar Bocor Alus Politik. Adapun siaran terakhir siniar ini tentang banjir Jakarta, Bekasi, dan Bogor.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya