Berita

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengecek SPKLU Batang, Jawa Tengah/Ist

Bisnis

SPKLU Jalur Jateng-Jogja Aman Selama Arus Mudik Lebaran 2025

JUMAT, 21 MARET 2025 | 14:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Fasilitas penunjang mobil listrik berupa SPKLU di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai titik krusial mudik terpantau telah tersedia.

Hal itu dipastikan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dengan meninjau langsung SPKLU di Rest Area km 379A Batang, Jawa Tengah.

"SPKLU di Jateng dan DIY ada 307 unit. Saya jamin saudara-saudara, masyarakat yang melakukan mudik dengan memakai kendaraan listrik tidak perlu ragu. Pemudik dari Jakarta atau Surabaya yang datang ke Jawa Tengah, per (sekitar) 20 kilometer charger-nya itu sudah ada," ujar Bahlil dalam keterangannya, Jumat, 21 Maret 2025.


PLN telah mengantisipasi kenaikan pengguna mobil listrik pada musim mudik kali ini. SPKLU yang berada di area dengan kepadatan tinggi jumlahnya terus ditambah dan dipantau oleh tim PLN. 

Khusus di wilayah Jateng dan DIY, PLN menambah 6 kali lipat SPKLU dari Idulfitri tahun sebelumnya. Dengan begitu, saat ini telah tersedia 307 unit yang tersebar di 215 lokasi. Pada tiap-tiap lokasi ini, PLN juga menyediakan petugas yang siaga 24 jam membantu para pemudik dengan total 1.720 personel.

"Nah khusus di rest area Batang kami sudah mengecek antreannya sangat terjaga sekali. Jumlah mobil listrik yang mudik diperkirakan akan meningkat 5 kali lipat, karena itu jumlah SPKLU di Jateng - DIY kami tingkatkan lebih dari 6 kali lipat," katanya.

Pada mudik lebaran tahun ini, PLN bersama para mitra menyiagakan 1.000 unit SPKLU di 615 lokasi di jalur mudik Trans Sumatera dan Jawa. Secara nasional hingga saat ini, PLN dengan para mitra telah menyediakan total 3.558 unit SPKLU yang tersebar di 2.412 titik strategis seluruh tanah air.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya