Berita

Serial The Simpsons/Net

Dunia

Ulama Rusia Sebut Ada Agenda Tersembunyi di Balik Serial The Simpsons

JUMAT, 21 MARET 2025 | 12:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selama ini serial animasi The Simpsons sering kali disebut-sebut mampu memprediksi peristiwa masa depan, seperti terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat dan pandemi Covid-19. 

Dalam sebuah pertemuan umat Muslim di Ufa, Rusia, Mufti Aynur Birgalin, ketua Administrasi Spiritual Umat Muslim di Republik Bashkortostan, mengungkapkan bahwa apa yang ditampilkan serial tersebut tidak dibuat secara kebetulan.

Birgalin menyatakan bahwa pihak di balik The Simpsons sengaja menggunakan acara tersebut untuk "memprogram" penonton dan mempersiapkan mereka menghadapi peristiwa nyata. 


"Kita sering mendengar bahwa The Simpsons konon meramalkan masa depan. Namun, mari kita pikirkan. Apakah itu sekadar kebetulan? Tidak, tentu saja tidak," kata ulama itu, seperti dikutip dari RT, Jumat 21 Maret 2025.

"Itu bukan ramalan, tetapi kerja keras dari kekuatan tertentu untuk menanamkan konsep tertentu melalui budaya populer guna menguji reaksi publik dan mempersiapkan orang untuk berbagai peristiwa," ujarnya.

Ia juga kemudian mencontohkan alur cerita serial drama politik Amerika "Madam Secretary" yang hampir 90 persen identik dengan kejadian nyata di Ukraina.

Serial yang berpusat di sekitar Menteri Luar Negeri AS fiktif Elizabeth McCord itu ditayangkan dari tahun 2015 hingga 2016. Acara itu menampilkan karakter Ukraina dengan nama belakang Zelinsky, yang kedengarannya mirip dengan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky, yang terpilih sebagai presiden beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 2019.

“Kebetulan? Tidak. Itu skenario yang sudah direncanakan sebelumnya. Itu bukan lelucon. Itu bukan bahan tertawaan, tetapi sinyal serius untuk dipikirkan,” kata Birgalin.

Sementara produser eksekutif The Simpsons, Matt Selman, menjelaskan bahwa kemampuan acara tersebut dalam "memprediksi" peristiwa masa depan adalah hasil dari kombinasi sejarah dan matematika. 

Ia menyatakan bahwa dengan banyaknya episode yang telah dibuat, secara statistik beberapa di antaranya akan sesuai dengan kenyataan. 

“Jika Anda mengatakan banyak hal, beberapa di antaranya akan sesuai dengan kenyataan," ujarnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya