Berita

Fotokopi ijazah S1 Kehutanan Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Pakai Artificial Intelligence

Ijazah Palsu Jokowi Bisa Terungkap dalam Hitungan Detik

JUMAT, 21 MARET 2025 | 00:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menggunakan alat berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bisa dengan mudah mengungkap dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi.

"Era AI: Segala ijazah palsu bakal terungkap dalam hitungan detik!" tulis pegiat media sosial dr Tifauzia Tyassumah atau Dokter Tifa melalui akun X pribadinya yang dikutip Jumat 21 Maret 2025.

Dokter Tifa menyarankan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta agar segera mengerahkan ahli AI untuk segera melakukan investigasi terhadap ijazah palsu Jokowi yang tertulis lulus tanggal 5 November 1985, padahal skripsi baru dinyatakan lulus tanggal 14 November 1985.


"Mana ada mahasiswa UGM wisuda dan menerima ijazah dulu, baru ujian skripsi, kan bu Rektor," kata Dokter Tifa.

Berikutnya ahli AI UGM didorong agar meneliti skripsi Jokowi dengan metode AI dan C4.

Di skripsi Jokowi, kata Dokter Tifa, lembar pengesahan dan cover ditulis dengan font Times New Roman. Padahal font tersebut baru tercipta tahun 1992 atau selisih tujuh tahun dari waktu kelulusan Jokowi pada 1985.

Sedangkan bagian dalam dari skripsi tertulis dengan mesin ketik, yang merupakan lazimnya skripsi mahasiswa UGM pada tahun tersebut.

"Artinya: Cover dan Lembar Pengesahan berkemungkinan dipalsukan, sementara bagian tubuh skripsi yang menggunakan mesin ketik berkemungkian asli (walau entah milik siapa)," tulis Dokter Tifa mengutip keterangan Ahli Forensik Digital Rismon Sianipar.

Selain itu, foto wisuda Jokowi di depan Gedung Pusat UGM diduga merupakan hasil rekayasa.

"Buku Alumni UGM yang tertulis nama ybs, adalah lulusan SMA 6 Yogyakarta. Apakah UGM salah ketik atau ada pemalsuan pada Buku Alumni tersebut," kata Dokter Tifa.

Hal lain yang dibongkar Dokter Tifa adalah pidato Jokowi pada acara temu alumni yang menyebutkan dosen pembimbingnya adalah Ir. Kasmudjo.

Sementara yang tertulis di skripsi, pembimbing mahasiswa bernama Joko Widodo adalah Prof Achmad Soemitro (almarhum).

"Saya menduga dengan taraf kepercayaan 99,99% palsu semua itu," kata Dokter Tifa.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya