Berita

Talkshow "Selangkah Rayakan Harapan: Perjalanan 32.000 Skrining Kanker Payudara" di Jakarta, Rabu 19 Maret 2025/RMOL

Kesehatan

Waspada! Pria-Wanita, Kenali Empat Gejala Awal Kanker Payudara Ini

KAMIS, 20 MARET 2025 | 12:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang paling banyak menyerang perempuan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Subspesialis Hematologi Onkologi Medik, Dr. Ruth V. Rebecca, menjelaskan lebih dari 90 persen kasus kanker terjadi pada wanita. 

Meskipun lebih jarang terjadi dibandingkan pada perempuan, kanker payudara juga dapat menyerang pria, karena kesadaran akan risiko ini masih rendah, banyak kasus baru terdeteksi ketika sudah memasuki tahap lanjut. 


Oleh karena itu, Ruth menyoroti pentingnya deteksi dini untuk dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan mencegah penyebarannya ke organ lain.

Ia memaparkan beberapa tanda awal yang dapat membantu mengenali kanker payudara lebih dini. Berikut tanda-tandanya:

1. Benjolan pada payudara 
Menurut dokter Ruth, salah satu yang paling umum untuk mendeteksi kanker payudara adalah benjolan pada payudara.

“Kalau masih stadium awal, gejala yang paling mudah dirasakan biasanya benjolan. Berbeda dengan kista atau benjolan jinak, benjolan kanker cenderung lebih keras dan sulit digerakkan,” jelasnya dalam talkshow "Selangkah Rayakan Harapan: Perjalanan 32.000 Skrining Kanker Payudara" di Jakarta, Rabu 19 Maret 2025.

2. Nyeri dada
Selain benjolan, beberapa penderita juga mengalami nyeri pada dada, meskipun tanpa adanya benjolan pada payudara. 

“Ada juga yang datang hanya dengan keluhan nyeri, tanpa merasakan adanya benjolan,” tambahnya.

3. Tekstur payudara berubah
Gejala lain yang dapat muncul pada stadium lebih lanjut adalah perubahan tekstur kulit payudara yang menyerupai kulit jeruk. Kondisi ini, yang dikenal dengan istilah peau d'orange, terjadi akibat penumpukan cairan limfatik di jaringan payudara. 

“Kalau kanker sudah merambat, kulit teksturnya berubah seperti kulit jeruk,” jelas Ruth.

4. Perubahan puting payudara dan keluar cairan
Selain itu, terjadi adanya perubahan pada puting payudara juga bisa menjadi indikasi kanker.

 “Kemudian, putingnya tertarik ke dalam,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ruth juga mengatakan puting yang mengeluarkan cairan tidak normal, seperti darah atau cairan kecoklatan, juga menandakan adanya gangguan pada saluran susu di dalam payudara.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya