Berita

Talkshow "Selangkah Rayakan Harapan: Perjalanan 32.000 Skrining Kanker Payudara", pada Rabu 19 Maret 2025/RMOL

Kesehatan

Siloam Hospitals: Deteksi Dini Kanker Payudara Bisa Selamatkan Lebih Banyak Ibu di Indonesia

KAMIS, 20 MARET 2025 | 12:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Program skrining kanker payudara gratis oleh Siloam Hospitals Group tercatat telah menjangkau 32.000 orang di 150 desa di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui program semangat lawan kanker (Selangkah) yang diluncurkan sejak tahun 2023, Siloam memberikan layanan skrining kanker menggunakan teknologi mamografi dan USG bagi perempuan dengan keterbatasan akses kesehatan.

Program Selangkah ini telah melibatkan 29 rumah sakit Siloam, dengan dukungan 120 dokter spesialis radiologi, tenaga kesehatan, dan staf medis lainnya. Adapun layanan tersebut telah dilaksanakan di berbagai kota, termasuk Jakarta, Tangerang, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Palembang, dan Medan.


CEO Siloam Hospitals Group Caroline Riady mengumumkan cakupan program skrining kanker payudara nantinya akan diperluas ke 41 rumah sakit, dengan angka mencapai 50 ribu pasien tahun ini. 

“Pertahun kita menargetkan 24.000 pasien yang bisa skrining. Saya mau skrining kanker ini menjadi sesuatu yang lazim dan banyak menyelamatkan para ibu-ibu di Indonesia untuk menuju Indonesia yang lebih baik dan lebih kuat,” katanya dalam talkshow "Selangkah Rayakan Harapan: Perjalanan 32.000 Skrining Kanker Payudara" di Jakarta, Rabu 19 Maret 2025.

Tak hanya skrining, program ini juga mencakup edukasi, pembacaan hasil, dan sesi konseling. Presiden Direktur Siloam Hospitals Group David Utama menegaskan, pada tahun ini akan ada pemantauan lanjutan bagi peserta dengan hasil temuan tertentu.

"Deteksi dini harus diikuti dengan tindak lanjut yang cepat dan tepat," katanya.

Di samping itu, Dokter Spesialis Hematologi Onkologi Medik Ruth Rebecca menambahkan, deteksi dini kanker payudara secara signifikan bisa meningkatkan peluang kesembuhan bagi penderita kanker payudara.

"Jika kanker ditemukan sejak awal, tingkat kesembuhan lebih tinggi dan kualitas hidup pasien tetap terjaga," tuturnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya