Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Wall Street Melesat Setelah The Fed Pertahankan Suku Bunga

KAMIS, 20 MARET 2025 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Amerika Serikat di Wall Street benderang setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi. 

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 383,32 poin, atau 0,92 persen, menjadi 41.964,63 pada penutupan perdagangan Rabu 19 Maret 2025. 

S&P 500 menguat 60,63 poin, atau 1,08 persen, menjadi 5.675,29. Sedangkan Nasdaq Composite Index naik 246,67 poin, atau 1,41 persen, menjadi 17.750,79. 


Dalam pertemuan Rabu, The Fed mengumumkan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 4,25-4,50 persen. Akhir tahun ini kemungkinan The Fed melakukan dua pemotongan suku bunga seperempat poin.  The Fed juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dan inflasi yang lebih tinggi.

Trader juga masih melihat the Fed menurunkan biaya pinjaman setidaknya dua kali pemotongan 25 basis poin pada Desember, dengan peluang 62,2 persen untuk pemangkasan setidaknya 25 basis poin pada pertemuan Juni, menurut data yang dikompilasikan LSEG .

Saham memperpanjang kenaikan lebih lanjut saat Chairman Fed, Jerome Powell, berbicara, mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan apakah akan mempertimbangkan dampak tarif AS terhadap inflasi, dan sulit untuk menilai berapa banyak kenaikan harga yang disebabkan oleh pungutan tersebut.

Saham Boeing melambung 6,84 persen setelah pabrikan pesawat itu mengatakan tidak melihat dampak jangka pendek dari tarif.

Jumlah saham yang naik lebih banyak daripada yang turun dengan rasio 2,92 banding 1 di NYSE dan rasio 2,4 banding 1 di Nasdaq.

S&P 500 membukukan tujuh level tertinggi baru dalam 52 minggu dan satu titik terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencetak 33 posisi tertinggi baru dan 114 level terendah baru.

Volume di bursa Wall Street tercatat 13,53 miliar saham, dibandingkan rata-rata 16,34 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. 

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya