Berita

Direktur Maritime Strategic Center (MSC) Muhammad Sutisna/Ist

Bisnis

PIK 2 Bantu Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

RABU, 19 MARET 2025 | 22:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 diyakini mampu mengangkat perekonomian masyarakat pesisir Banten.

Direktur Maritime Strategic Center (MSC) Muhammad Sutisna menilai proyek PIK 2 mampu menyerap lapangan kerja yang banyak.

“Kehadiran PIK 2 bisa mendongkrak perekonomian warga sekitar, karena akan ada warga yang terlibat bekerja disana. Selain itu bisa menjadi ekosistem perekonomian baru,” kata Sutisna kepada RMOL, Rabu malam, 19 Maret 2025.


Sambung Alumni Magister Sekolah Kajian Stratejik & Global Universitas Indonesia ini, PIK 2 mampu membantu visi pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian dalam mencapai target tersebut. Perlu peran pengusaha yang peduli untuk menata kembali kawasan pesisir,” jelasnya.

Sutisan yakin target pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa dicapai jika sektor pesisir dan kelautannya dibenahi. Hal itu sesuai dengan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.

“Maka dari itu kehadiran PIK 2 sangat membantu dalam menata kembali ekosistem pesisir pantai yang kini tak terawat,” pungkas Sutisna.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya