Berita

Presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo Bakal Luncurkan Program Govtech, Potensi Hemat Anggaran Rp100 Triliun

RABU, 19 MARET 2025 | 19:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto bakal meluncurkan program Government Technology (Govtech) yang bertujuan untuk menyatukan berbagai aplikasi di kementerian dan lembaga dalam satu sistem terintegrasi. 

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Govtech dapat meningkatkan efisiensi serta mengurangi potensi korupsi. Program tersebut akan diresmikan oleh presiden pada 17 Agustus mendatang. 

“Digitalisasi juga tadi kita laporkan, Pak Presiden 17 Agustus ingin meresmikan atau launching nanti program government teknology ini yang akan nanti menyatukan semua apps yang ada di kementerian lembaga," ungkapnya kepada awak media usai mengadakan rapat terbatas bersama Prabowo dan sejumlah menteri di Istana, Merdeka, Jakarta pada Rabu, 19 Maret 2025. 


Program Govtech dirancang untuk menyederhanakan birokrasi dan memastikan sistem pemerintahan berbasis digital dapat berjalan lebih efisien. Luhut menegaskan bahwa penerapan Govtech akan berdampak signifikan terhadap keuangan negara hingga Rp100 triliun. 

“Ini kita kira-kira sudah menghitung bisa berapa besar yang kita hemat mungkin hampir Rp100 triliun,”katanya.

Selain itu, dalam upaya mempercepat inklusi keuangan di Indonesia, pemerintah juga menargetkan agar seluruh penduduk memiliki rekening bank yang terintegrasi dengan sistem Govtech. 

“Presiden tadi memerintahkan juga untuk segera dikerjakan untuk semua penduduk kita, keluarga itu dapat punya bank account, karena memang Januari kita akan mulai ngetes mengenai Govtech ini sehingga targeted bisa dicapai,” tambahnya.

Untuk mendukung implementasi Govtech, kata Luhut, Prabowo akan bertemu dengan 300 anak muda Indonesia yang terlibat dalam pengembangan teknologi ini. 

Selain itu, sebanyak 185 guru dari seluruh Indonesia juga akan bertemu dengan Presiden untuk menerima arahan dan apresiasi.

“Presiden tadi malah memberikan arahan akan menemui anak-anak muda Indonesia yang berjumlah 300 orang yang menyiapkan tadi Government Technology ini, dan juga ada 185 guru-guru dari seluruh Indonesia untuk bertemu dengan Presiden,” kata Luhut.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya