Berita

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan/Ist

Presisi

Commander Wish Kapolda Riau: Berdiri Lebih Rendah dari Masyarakat

RABU, 19 MARET 2025 | 19:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jajaran Polda Riau harus ambil bagian menyukseskan upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan beradab sebagaimana tertuang dalam asta cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Demikian antara lain disampaikan Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan saat menyampaikan poin Commander Wish Kapolda Riau kepada jajaran di Polda Riau, Rabu, 19 Maret 2025.

Pesan selanjutnya, anggota Polda Riau diminta memperbaiki diri dan berani dikritik, serta peka terhadap tuntutan masyarakat. Seluruh anggota juga harus memperbaiki kualitas pelayanan publik di Polda Riau.


"Saya ingatkan dan akan saya sampaikan terus-menerus. Kita harus duduk dan berdiri lebih rendah dari masyarakat, karena kita adalah masyarakat," tegas Irjen Herry Heryawan.

Sosok yang akrab disapa Herimen ini juga menitip pesan agar jajarannya menguatkan hak asasi manusia (HAM), moral baik, dan tetap menjaga etika lingkungan.

Menurutnya, keamanan sejati bukan hanya tentang ketertiban, melainkan keamanan yang lahir dari keadilan dan penghormatan terhadap HAM.

"Sebagai aparat penegak hukum kita memiliki kekuatan, tetapi kekuatan itu harus dijalankan dengan kebijaksanaan. Kekuasaan yang tidak dikendalikan etika dan moralitas akan melahirkan ketakutan, bukan rasa aman," tekan Irjen Herimen.

Alumni Akpol 1996 ini ingin memastikan Polda Riau menjadi contoh dalam menjalankan policing yang humanis, pendekatan tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga merangkul masyarakat.

Selain itu, Kapolda Riau juga meminta kepada seluruh jajaran Polda Riau agar setiap penegakan hukum menghindari tindakan represif yang tidak perlu.

"Polda Riau harus menjadi institusi yang dihormati karena integritasnya, bukan ditakuti karena kekuasaannya. Oleh karena itu, saya menginstruksikan setiap anggota memahami prinsip-prinsip HAM dalam menjalankan tugasnya. Hukum ditegakkan dengan cara yang adil dan bermartabat," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya