Berita

Presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Besok Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Target Investasi Rp75,8 Triliun

RABU, 19 MARET 2025 | 16:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah pada Kamis, 20 Maret 2025. 

Menurut laporan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Perrmana, Prabowo akan memimpin peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang dalam kunjungan tersebut. 

"Kamis, 20 Maret 2025 Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto direncanakan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah. Salah satu agendanya adalah peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang," kata Yusuf dalam keterangan tertulis pada Rabu, 19 Maret 2025. 


Yusuf menjelaskan bahwa KEK Industropolis Batang merupakan transformasi dari Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Sebelumnya, KITB telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2022 tentang Percepatan Investasi melalui Pengembangan Industri Terpadu Batang. 

Dengan perubahan status menjadi KEK, diharapkan investasi yang masuk semakin besar serta mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.

“Perubahan dari KITB menjadi KEK bertujuan untuk mendorong peningkatan investasi yang lebih besar,” ungkapnya. 

Dikatakan Yusuf, pemerintah menargetkan nilai investasi di KEK Industropolis Batang dalam lima tahun ke depan mencapai Rp75,8 triliun. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat menyerap tenaga kerja hingga 58.145 orang.

"Kegiatan usaha yang dilakukan adalah di bidang manufaktur, logistik, dan distribusi," tambahnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya