Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Belum Lama Laporkan Keuntungan, Morgan Stanley Dikabarkan Goyah dan akan Rumahkan 2.000 Karyawan

RABU, 19 MARET 2025 | 11:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah kinerja yang semakin buruk, perusahaan jasa keuangan multinasional Amerika Serikat (AS), Morgan Stanley berencana untuk memangkas sekitar 2.000 karyawan akhir bulan ini.

Mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, Bloomberg melaporkan bahwa pemangkasan akan dilakukan di seluruh perusahaan, kecuali sekitar 15.000 penasihat keuangannya. Rencana pemangkasan di bank yang memiliki sekitar 80.000 karyawan itu telah dimulai sebelum gejolak pasar baru-baru ini.

"Langkah ini bertujuan untuk menekan biaya karena para eksekutif berjuang dengan pengurangan karyawan seminimal mungkin," kata sumber.


Pemangkasan karyawan oleh Morgan Stanley menambah daftar pengurangan tenaga kerja di Wall Street. Saingannya, Goldman Sachs Group Inc., juga berencana untuk memangkas 3 hingga 5 persen stafnya pada musim semi ini sebagai bagian dari tinjauan kinerja tahunan. 

Saham Morgan Stanley telah turun 6 persen sepanjang tahun ini, menjadikannya kinerja terburuk di antara bank-bank besar AS. 

Ted Pick, yang mengambil alih jabatan CEO pada awal tahun 2024, sebagian besar berpegang pada strategi yang dirancang oleh pendahulunya, James Gorman, yang memimpin perusahaan selama lebih dari satu dekade. 

Kabar tentang pemangkasan cukup mengejutkan, mengingat laporan keuangan perusahaan yang dirilis pada Januari 2025 menyebutkan perusahaan memperoleh keuntungan lebih dari dua kali lipat sepanjang kuartal IV 2024. Lonjakan ini diluar dari ekspektasi pada analis.

Perusahaan juga mencatat perolehan laba 2,22 Dolar AS per saham, jauh lebih tinggi dari perkiraan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya