Berita

Astronot NASA Butch Wilmore dan Suni Williams yang berhasil mendarat di Bumi pada Selasa, 18 Maret 2025/Net

Global

Dua Astronot NASA Mendarat di Bumi Usai Terjebak Sembilan Bulan di Ruang Angkasa

RABU, 19 MARET 2025 | 10:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah hampir sembilan bulan terjebak di ruang angkasa, astronot NASA Butch Wilmore dan Suni Williams akhirnya kembali ke Bumi pada hari Selasa waktu setempat, 18 Maret 2025.

Mereka menumpang kapsul SpaceX yang terjun payung ke Teluk Meksiko, tepat di lepas pantai Tallahassee, Florida.

Keberhasilan pendaratan ini mengakhiri pengembaraan tak terencana mereka, yang dimulai dengan uji terbang Boeing yang gagal pada musim semi lalu.


Wilmore dan Williams diperkirakan hanya akan berada di ruang angkasa selama seminggu atau lebih, setelah peluncuran kapsul kru Starliner Boeing pada 5 Juni.

Namun, berbagai masalah teknis selama perjalanan ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) menyebabkan NASA akhirnya memindahkan mereka ke SpaceX, yang menyebabkan penundaan kepulangan mereka hingga Februari.

Penundaan lebih lanjut muncul karena masalah teknis pada kapsul SpaceX, yang memperpanjang waktu mereka di ruang angkasa selama sebulan lagi.

"Atas nama SpaceX, selamat datang di rumah," kata Kontrol Misi SpaceX lewat radio setelah pendaratan mereka seperti dimuat Washington Times.

"Sungguh perjalanan yang luar biasa," balas komandan kapsul Nick Hague, yang berada bersama mereka dalam misi tersebut.

Dalam momen yang penuh emosi, Wilmore dan Williams melambaikan tangan dan tersenyum saat mereka keluar dari kapsul, meski segera dibawa untuk pemeriksaan medis rutin.

Selama 286 hari di ruang angkasa—278 hari lebih lama dari yang diantisipasi—Wilmore dan Williams telah mengitari Bumi sebanyak 4.576 kali, menempuh jarak sekitar 195 juta kilometer.

Dengan 62 jam lebih dari sembilan kali berjalan di ruang angkasa, Williams mencatatkan rekor baru untuk waktu terlama yang dihabiskan untuk berjalan di luar angkasa sepanjang karier di antara astronot wanita.

Meskipun misi mereka menghadapi banyak ketidakpastian dan tantangan, Wilmore dan Williams tetap tenang dan profesional.

"Kami tidak khawatir tentang dia karena dia dalam suasana hati yang baik. Dia benar-benar siap untuk pulang," kata Falguni Pandya, kerabat Suni Williams.

Kepulangan mereka tidak hanya menjadi perhatian dunia karena durasi misi yang luar biasa, tetapi juga karena dukungan spiritual yang mereka terima dari berbagai komunitas.

Doa untuk keselamatan mereka dipanjatkan di 21 kuil Hindu di AS, sementara gereja Baptis Wilmore di Houston juga mengadakan doa bersama untuknya.

Setelah tiba di Teluk Meksiko, Wilmore dan Williams harus menjalani pemeriksaan medis oleh dokter penerbangan. Beberapa hari kemudian mereka baru dapat berkumpul kembali dengan keluarga mereka.

Wilmore, yang berusia 62 tahun, harus melewatkan sebagian besar tahun terakhir putri bungsunya di sekolah menengah atas, sementara Williams, yang berusia 59 tahun, harus puas dengan panggilan internet untuk berhubungan dengan suami dan keluarganya.

"Ini adalah perjalanan yang penuh tantangan, tetapi juga penuh kebanggaan. Kami sangat bangga bisa kembali dengan selamat setelah waktu yang begitu lama di ruang angkasa," ungkap Wilmore dengan penuh rasa syukur.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya