Berita

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Maret 2025.

Nusantara

Perempuan Bangsa Kampanyekan Mudik Ramah Anak

SELASA, 18 MARET 2025 | 17:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mudik merupakan momen yang dinanti-nantikan, terutama bagi mereka yang ingin berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman. 

Namun, bagi orang tua yang membawa anak kecil, perjalanan jauh bisa menjadi tantangan tersendiri. Agar perjalanan tetap nyaman dan menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan.

Untuk itu, badan otonom PKB, DPP Perempuan Bangsa menggelar kampanye Mudik Ramah Anak dengan membagikan goodie kit untuk penumpang mudik di Stasiun Senen dan Terminal Kampung Rambutan. 


"Hari ini kita dari Perempuan Bangsa melakukan kampanye untuk mudik ramah anak dibantu oleh ibu/bapak dari Stasiun Pasar Senen," kata Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa 18 Maret 2025.

Wakil Ketua Komisi IX DPR yang akrab disapa Ninik ini menekankan, dengan persiapan yang matang, mudik bisa menjadi pengalaman menyenangkan bagi anak dan keluarga. 

"Kita berharap anak-anak bisa mudik dengan baik, keselamatannya terjaga dan kesehatannya juga terjaga," sambungnya.

Selanjutnya Ketua bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup DPP Perempuan Bangsa, Dimas Pahlawanita mengatakan, goodie kit yang diberikan kepada para pemudik berisi sejumlah kebutuhan pokok untuk anak dan ibu. Mulai dari minyak kayu putih, tolak angin, tisu basah dan kering, mainan anak-anak, beragam snack, serta pembalut.

"Kami memberikan goodie kit ini bertujuan untuk memudahkan orang tua mengkondisikan anak-anaknya selama mudik perjalanan," ujar Dimas.

Sementara itu, salah satu pemudik, Fatimah mengucapkan terimakasih kepada Perempuan Bangsa yang telah memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk anak dan ibu.

"Terima kasih kepada Perempuan Bangsa untuk berbagi saat mudik lebaran. Semoga pelayanannya (Mudik Lebaran) semakin bagus dan ke depannya lebih memuaskan," tandas Fatimah.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya