Berita

lustrasi/AI

Tekno

Medsos Bikin Otak Manusia Semakin Bodoh, AI Siap Ambil Kendali

SELASA, 18 MARET 2025 | 14:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Paparan berlebihan terhadap media visual diduga menjadi salah satu faktor menurunnya kemampuan intelektual manusia, termasuk penalaran dan pemecahan masalah, dalam dekade terakhir. 

Hasil tes PISA (Programme for International Student Assessment) baru-baru ini menunjukkan bahwa kecerdasan manusia mencapai puncaknya pada awal 2010-an dan menurun sejak saat itu.

Menurut tes tersebut, perubahan cara manusia mengonsumsi informasi, dari membaca teks panjang ke konten visual yang cepat di media sosial, telah mempengaruhi rentang perhatian, memori, dan kemampuan pengaturan diri. 


"Paparan konten yang sering berubah dan tidak terbatas di media sosial dapat berdampak negatif pada kemampuan kognitif," menurut tes tersebut, seperti dikutip dari Financial Times, Kamis 18 Maret 2025.

Selain itu, penggunaan AI generatif juga dipercaya dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis manusia. Penelitian oleh Microsoft dan Universitas Carnegie Mellon menunjukkan bahwa mengandalkan AI untuk berpikir dapat menyebabkan penurunan kemampuan kognitif yang seharusnya dipertahankan.

Perusahaan dan pemerintah telah menginvestasikan miliaran dolar dalam penelitian AI, dengan fokus pada pembelajaran mesin, pemrosesan bahasa alami, dan otomatisasi. 

Model-model AI canggih seperti ChatGPT dan Gemini telah diperkenalkan, yang mampu melakukan tugas kognitif kompleks. Beberapa ahli bahkan telah memprediksi bahwa AI dapat melampaui kecerdasan manusia dalam tiga tahun ke depan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya