Berita

lustrasi/Net

Tekno

Google Siap Join dengan Mediatek untuk Produksi Chip AI

SELASA, 18 MARET 2025 | 13:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Google berencana menjalin kemitraan dengan MediaTek, perusahaan semikonduktor asal Taiwan, untuk pengembangan chip AI terbarunya, Tensor Processing Units (TPU), yang dijadwalkan mulai diproduksi tahun depan. 

Dikutip dari Reuters, Selasa 18 Maret 2025, pertimbangan utama Google memilih MediaTek adalah hubungan kuat pembuat chip tersebut dengan TSMC serta biaya produksi per chip yang lebih rendah dibandingkan dengan Broadcom, mitra eksklusif Google dalam desain chip AI selama beberapa tahun terakhir. 

Meskipun menjalin kemitraan dengan MediaTek, Google belum memutuskan hubungan dengan Broadcom. Raksasa teknologi ini tetap berencana memproduksi chip AI secara internal, termasuk pengembangan chip Axion yang dapat menangani berbagai tugas, mulai dari periklanan YouTube hingga analisis big data.  


Dengan mengembangkan chip AI secara internal dan menjalin kemitraan strategis dengan MediaTek, Google berupaya memperkuat posisinya dalam perlombaan AI, sekaligus mengurangi ketergantungan pada penyedia chip eksternal seperti Nvidia.  

Selain itu, Google juga tengah berupaya mengelola biaya dan meningkatkan efisiensi operasional dalam pengembangan teknologi AI.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya