Berita

Korban pria yang dibakar seseorang tak dikenal di dekat Times Square, New York berhasil selamat pada Minggu waktu setempat, 16 Maret 2025/Net

Dunia

Polisi New York Kejar Pelaku Pembakaran Pria Dekat Times Square

SELASA, 18 MARET 2025 | 12:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepolisian New York City Police Department (NYPD) pada Senin, 17 Maret 2025 mengumumkan bahwa pihaknya tengah berusaha keras untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang membakar seorang pria di New York City 

Insiden ini terjadi di Midtown Manhattan, tepatnya di kawasan 41st Street dan 7th Avenue, dekat dengan Times Square hari Minggu pagi, 16 Maret 2025. 

Pada pukul 03.55 pagi, polisi menerima panggilan darurat 911 yang melaporkan seorang pria yang terbakar di lokasi tersebut. 


Ketika petugas tiba di tempat kejadian, mereka menemukan seorang korban berusia 49 tahun yang memberi keterangan bahwa seorang pria mendekatinya, menyiramkan cairan ke tubuhnya, dan kemudian menyalakan api.

Korban mengalami luka bakar serius di wajah dan lengannya. Ia segera dibawa ke rumah sakit dan diperkirakan dalam kondisi stabil serta diprediksi akan selamat. Meskipun kondisinya cukup parah, korban selamat dari serangan yang mengerikan ini.

NYPD masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk mencari bukti dan rekaman video pengawasan yang dapat membantu mereka melacak pelaku. 

Polisi mengatakan bahwa tersangka yang terlibat dalam serangan ini mengenakan pakaian biru, namun informasi lebih lanjut mengenai identitas pelaku belum bisa dirilis.

"Kami akan terus bekerja keras untuk menemukan pelaku dan membawa mereka ke pengadilan," kata seorang juru bicara polisi setempat, seperti dimuat ABC7 Eyewitness News.

Seorang warga New York, Steven Ortiz, yang menyaksikan kejadian tersebut mengaku terkejut dan prihatin mengapa ada orang yang tegas membakar orang lain.

"Saya tidak mengerti, sungguh tidak manusiawi. Terutama di tengah Times Square, ini gila, tidak masuk akal," kata dia.

Crusbeni Cruz, seorang pekerja yang berada di sekitar lokasi kejadian, juga berbicara tentang betapa terkejutnya dia dengan serangan tersebut. 

"Saya tidak menyangka, seperti saya belum lama berada di sini. Saya bekerja pagi-pagi sekali dan ya, ini sangat acak," ujarnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya