Berita

Koalisi Masyarakat Sipil/RMOL

Politik

KontraS Kritik Sufmi Dasco Ahmad: Pembahasan RUU TNI dari Awal Tertutup

SELASA, 18 MARET 2025 | 06:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Koalisi Masyarakat Sipil mengaku heran dengan pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menyebut lembaga legislatif membahas RUU TNI secara terbuka.

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Dimas Bagus Arya Saputra menilai pernyataan Dasco tersebut hanya sekadar mengelak dari kritik publik terhadap RUU TNI yang dibahas secara diam-diam.

“Pertama, tentu kalau misalnya dia (Dasco) menyampaikan undangan atau menyampaikan suatu ruang untuk melakukan diskusi, tentu ruangnya itu bukan cuma untuk KontraS,” kata Dimas kepada wartawan di Kantor YLBHI Jakarta, Senin 17 Maret 2024.


“Tapi kan, lagi-lagi, kalau misalnya itu memang dibahas secara terbuka dan dibahas dengan intensif yang baik untuk melibatkan partisipasi publik, kenapa dari awal pembahasan atau konsinyering yang dilakukan oleh Panja (RUU TNI) di Hotel Fairmont?” sambungnya.

Selain itu, Dimas juga mempertanyakan asas keterbukaan DPR dalam membahas revisi UU Nomor 34/2004 tersebut. Pasalnya, tidak disediakan ruang publik dalam pembahasan RUU yang menghabiskan waktu cuma dua hari.

“Tidak juga diberikan akses live streaming (rapat) kepada publik dan juga akses kepada jurnalis untuk meliput,” sesalnya.

Atas dasar itu, Dimas berpandangan bahwa DPR memang mengesampingkan asas keterbukaan dan partisipasi publik dalam melakukan pembahasan RUU TNI yang ditolak oleh berbagai elemen masyarakat tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua  DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mempersilakan organisasi non pemerintah atau Non Goverment Organization (NGO) untuk bersurat secara resmi agar dilibatkan atau ikut dalam pembahasan revisi Undang Undang (UU) Nomor 34/2004 tentang TNI.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya