Berita

Pengusaha Surabaya, Budi Said/Ist

Hukum

Pengamat: Aset Budi Said Bisa Disita Antam

SENIN, 17 MARET 2025 | 20:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan peninjauan kembali (PK) PT Antam otomatis menggugurkan ganti rugi 1.136 kilogram emas batangan kepada Budi Said.

Hal itu disampaikan pakar hukum perdata Universitas Jember, Prof M Khoidin sebagaimana putusan MA 815 PK/PDT/2024 tertanggal 11 Maret 2025 yang mengabulkan PK Antam.

Ganti rugi 1.136 kilogram yang harus dibayarkan Antam merupakan dampak dari putusan PK pertama pada September 2023 lalu yang memenangkan Budi Said. Namun dengan putusan MA 815 PK/PDT/2024 tertanggal 11 Maret 2025, maka putusan PK pertama gugur.


"Permohonan itu tidak bisa dieksekusi karena putusan yang memenangkan Budi Said sudah dibatalkan," kata Khoidin kepada wartawan, Senin, 17 Maret 2025.

Konsekuensi lain dari PK kedua, tidak menutup kemungkinan aset-aset Budi Said bisa disita dan dirampas oleh negara.

Namun berkaitan penyitaan aset Budi Said baru bisa diputuskan setelah hasil kasasi keluar.

"Kalau putusan kasasi menguatkan putusan PT, maka putusan MA atas Budi Said bisa langsung dieksekusi. Walaupun nantinya ada PK, baik perdata maupun pidana tidak menunda adanya pelaksanaan eksekusi kasasi," tambah Wakil Ketua KPK periode 2019-2024, Nurul Ghufron.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya