Berita

Ilustrasi beras berkutu/Net

Bisnis

Ratusan Ribu Ton Beras Impor Berkutu Disarankan jadi Pakan Ternak

SENIN, 17 MARET 2025 | 19:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ratusan ribu ton beras impor sisa tahun 2024 yang ditemukan berkutu di gudang Bulog masih dapat dimanfaatkan untuk mengurangi pemborosan anggaran.

Pengamat Pertanian dari Center of Reform on Economic (Core), Eliza Mardian, menyarankan agar 300 ribu ton beras berkutu tersebut dijadikan pakan ternak.

"Jika terlanjur rusak ini sebaiknya tidak dimusnahkan, tapi jadikan pakan ternak," kata Eliza kepada RMOL pada Senin 17 Maret 2025.


Eliza menambahkan, Perum Bulog dapat membagikan beras berkutu tersebut kepada para peternak atau menjualnya dengan harga murah.

"Bagikan atau jual murah kepada peternak, biarkan mereka olah menjadi pakan. Dengan begitu tidak terlalu rugi karena beras yang berkutu masih bisa digunakan menjadi pakan ternak, daripada dibuang atau dibakar begitu saja," jelasnya.

Menurut Eliza, kerugian akibat temuan beras berkutu di gudang Bulog itu diperkirakan dapat mencapai Rp2,9 miliar.

"Range kerugiannya itu sekitar Rp2,5 miliar sampai Rp2,9 miliar dengan estimasi harga per kilogram beras impor yang sudah tiba di Indonesia sekitar Rp8.600-Rp9.700-an," terangnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya