Berita

Ketua DPR Puan Maharani di Gedung Nusantara IV, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 17 Maret 2025/RMOL

Politik

Puan Pastikan Revisi UU TNI Tidak Bangkitkan Dwifungsi ABRI

SENIN, 17 MARET 2025 | 16:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPR Puan Maharani memastikan revisi undang-undang terhadap perubahan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Negara Indonesia (TNI) tidak membangkitkan dwifungsi ABRI.

Dwifungsi ABRI adalah gagasan yang diterapkan oleh pemerintahan Orde Baru yang menyebutkan bahwa Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI)—terutama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD)—memiliki dua tugas, yaitu pertama menjaga keamanan dan ketertiban negara. Dan kedua memegang kekuasaan dan mengatur negara.

Hal itu disampaikan Puan dalam menjawab kegelisahan masyarakat adanya dwifungsi ABRI era orde baru dalam revisi RUU TNI ini.


"Kan sudah tadi disampaikan oleh Ketua Panja dan pimpinan DPR yang lain bahwa itu tidak, dan silakan dilihat nanti, tadi sudah disebarkan juga hasil dari Panja," ujarnya di Gedung Nusantara IV, Kompleks DPR, Senayan, Senin, 17 Maret 2025.

Ketua DPP PDIP ini menegaskan bahwa ada tiga pasal dalam RUU TNI yang sudah dibahas dan mendapatkan masukan dari seluruh masyarakat.

Dari pembahasan itu, lanjut Puan, tidak ada pelanggaran dalam RUU TNI yang digarap DPR.

"Sudah tidak ada hal yang kemudian melanggar hal-hal yang dicurigai akan kemudian membuat hal-hal yang ke depannya itu tercederai," tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya