Berita

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan/Ist

Nusantara

Kepala BPJPH: Sertifikasi Halal Bukan Cuma Soal Agama tapi Perlindungan Konsumen

MINGGU, 16 MARET 2025 | 16:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sertifikasi halal bukan semata hanya berkaitan agama, melainkan telah berkembang menjadi standar yang dapat memberikan nilai tambah suatu produk.

Demikian antara lain disampaikan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan mencermati tren peningkatan sektor pangan halal dunia, di mana Indonesia menempati posisi kedua setelah Malaysia.

“Jaminan halal bukan hanya persoalan agama dan standardisasi, tetapi juga bentuk perlindungan bagi konsumen. Masyarakat berhak mendapat produk yang tidak hanya halal, tetapi juga aman dan berkualitas tinggi," kata Haikal Hasan dalam siaran pers yang diterima redaksi, Minggu, 16 Maret 2025.


Selain komitmen terhadap halal, BPJPH juga mengapresiasi inisiatif dunia usaha turut mendorong industri halal yang memberi manfaat luas kepada masyarakat.

"Salah satu industri yang memiliki komitmen kuat terhadap halal di Indonesia adalah Danone. Saya melihat UMKM mereka difasilitasi untuk mendapatkan sertifikat halal, termasuk proses dan marketingnya," tutur Haikal Hasan.

Data BPJPH, baru ada 2,1 juta pelaku usaha Indonesia yang sudah tersertifikasi halal. Maka dengan keterlibatan perusahaan besar, percepatan sertifikasi halal bagi UMKM diharapkan bisa lebih optimal.

Sementara itu, Danone Indonesia berkomitmen menyajikan produk halal, aman, dan berkualitas guna mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

“Di Danone Indonesia, penerapan standar halal bukan hanya aspek kepatuhan, tetapi juga bagian nilai yang kami junjung dalam menyediakan produk yang aman dan terpercaya bagi konsumen," kata VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya