Berita

PM Terpilih Greenland, Jens-Frederik Nielsen/Net

Dunia

PM Terpilih Jens-Frederik Nielsen Tolak Jual Greenland ke Trump

MINGGU, 16 MARET 2025 | 15:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri terpilih Greenland, Jens-Frederik Nielsen menegaskan kembali posisi negara atas kedaulatan wilayahnya, menyerukan dukungan dari negara-negara Eropa untuk mendukung independensi Greenland. 

Dalam wawancara eksklusif dengan Anadolu pada Sabtu, 15 Maret 2025, Nielsen dengan tegas mengatakan bahwa Greenland tidak dan tidak akan pernah dijual kepada negara manapun.

“Bersama kami dan jelaskan bahwa Greenland tidak dan tidak akan pernah dijual. Greenland dijalankan oleh masyarakat Greenland dan hal itu tidak akan pernah berubah,” kata Nielsen


Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas kekhawatiran yang timbul setelah komentar kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang baru-baru ini mempertanyakan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut.

Pernyataan Trump yang dilontarkan pada hari Kamis lalu, 13 Maret 2025 memicu reaksi keras di kalangan warga Greenland. 

Trump mempertanyakan hak Denmark atas pulau itu menyebutnya sangat jauh dan tidak ada hubungannya. 

"Mereka bilang mereka punya hak atas hal itu, dan saya tidak tahu apakah itu benar. Sebenarnya menurutku tidak," kata dia. 

Trump juga menyebutkan bahwa ia telah melakukan kontak dengan Denmark dan Greenland, dengan niat untuk mengakuisisi pulau itu.

Sebagai respons terhadap pernyataan Trump, sekitar 1.000 warga Greenland turun ke jalan di ibu kota Nuuk pada hari Sabtu, 15 Maret 2025 untuk memprotes kebijakan Amerika Serikat yang dinilai merendahkan kedaulatan mereka. 

Demonstrasi tersebut dihadiri oleh anggota berbagai partai politik, termasuk Partai Demokrat, Naleraq, Inuit Ataqatigiit, Siumut, dan Atassut. 

Para pemimpin partai mengeluarkan pernyataan bersama yang menegaskan bahwa perilaku Trump adalah "tidak dapat diterima."

"Greenland adalah rumah kami dan kami yang memiliki hak penuh atasnya. Kami tidak akan pernah membiarkan negara manapun merampas hak kami,” ujar pernyataan tersebut.

Situasi ini menyoroti ketegangan yang semakin meningkat antara Greenland dan Amerika Serikat, serta menggarisbawahi peran penting yang dimainkan oleh masyarakat Greenland dalam menjaga kedaulatan dan masa depan pulau tersebut. 

Sebagai negara yang terletak di bawah pemerintahan Denmark, namun dengan status otonomi yang tinggi, Greenland menghadapi tantangan berat dalam menjaga kebebasan dan identitas mereka di tengah perhatian internasional.

Nielsen dan banyak warga Greenland kini berharap agar negara-negara Eropa memberi dukungan politik yang lebih kuat terhadap kedaulatan mereka, mengingat posisi strategis Greenland yang semakin penting dalam konteks geopolitik global.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya