Berita

Pasar Tanah Abang/Ist

Bisnis

Pasar Tanah Abang Sepi Jelang Lebaran, Sinyal Ekonomi Lemah?

MINGGU, 16 MARET 2025 | 10:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Suasana di Pasar Tanah Abang jelang Lebaran tahun ini tak seperti biasanya. 

Sedangkan dulu menjelang Lebaran, lorong-lorong pasar ini penuh sesak dengan pembeli yang berburu oleh-oleh dan kebutuhan hari raya. Namun kini tersaji pemandangan berbeda. 

Menurut pengamat politik Rocky Gerung, sepinya aktivitas di pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara ini menjadi gambaran nyata kondisi ekonomi yang tengah lesu.


Menurutnya fenomena ini sebagai sinyal bahwa daya beli masyarakat, khususnya emak-emak yang menjadi motor utama belanja rumah tangga, semakin melemah.

"Pasar Tanah Abang adalah ukuran yang sudah melegenda Jadi kalau ada berita pasar Tanah Abang sepi itu penanda bahwa dompet emak-emak tipis," kata Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Minggu 16 Maret 2025.

Padahal dalam tradisi kita, lanjut akademisi yang dikenal kritis itu, mudik Lebaran bukan sekadar pulang kampung. Melainkan momentum untuk berbagai penghasilan hasil kerja keras di kota lewat oleh-oleh. 

"Tapi sekarang mulai ada frustasi orang yang hendak pulang mungkin membatalkan karena malu nggak bawa oleh-oleh," jelasnya.

Kondisi ini bukan hanya berdampak pada ekonomi daerah, tetapi juga pada ikatan sosial di masyarakat. Setelah Idulfitri, keakraban yang biasanya terjalin lewat tradisi berbagi oleh-oleh bisa saja terputus.

"Ada kegelisahan bahwa kemurahan alam semesta, yang biasanya dirasakan dalam momen Lebaran, kini seolah-olah dibatalkan oleh kebijakan ekonomi yang tak berpihak kepada rakyat," bebernya.

Sepinya Pasar Tanah Abang hanyalah salah satu dari banyak tanda bahwa perekonomian rakyat kecil tengah terpuruk. Jika kondisi ini terus berlanjut, Lebaran yang seharusnya menjadi momen kebahagiaan bisa berubah menjadi cermin kegelisahan sosial yang semakin dalam.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya